Mengendarai Mobil Listrik Saat Hujan, Apakah Aman?
Jumat, 30 Mei 2025 | 15:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Banyak pengguna mobil listrik khawatir tentang keamanan mengendarai mobil listrik saat hujan, terutama saat melewati genangan air atau saat petir menyambar.
Kekhawatiran ini muncul karena anggapan air dan listrik dapat menyebabkan korsleting. Namun, apakah mobil listrik benar-benar aman digunakan dalam kondisi hujan? Berikut ini fakta keamanan dan tip penting untuk mengendarai mobil listrik saat hujan.
Apakah Aman Mengendarai Mobil Listrik Saat Hujan?
Menurut Electric Motor Feed, mengendarai mobil listrik saat hujan aman karena sistem kelistrikannya dirancang tertutup rapat dan kedap air. Mobil listrik telah melalui pengujian ketat berdasarkan standar keselamatan internasional, seperti dari Society of Automotive Engineers.
Dengan demikian, mobil listrik dapat beroperasi dengan aman di cuaca hujan, termasuk saat melewati genangan air dengan ketinggian wajar. Dikutip dari Carandbike, baterai mobil listrik dilengkapi dengan Ingress Protection (IP) yang memberikan perlindungan terhadap debu, kontak tidak disengaja, dan air.
Mobil listrik dapat menerjang genangan air dengan batas aman sekitar 30 cm. Namun, hindari genangan air yang lebih tinggi untuk mencegah kerusakan.
Saat terjadi petir, mobil listrik memiliki sistem grounding yang mengalirkan arus petir ke tanah, sehingga aman bagi pengemudi. Meski begitu, disarankan untuk berhenti sejenak selama badai petir untuk meminimalkan risiko.
Tip Aman Mengendarai Mobil Listrik Saat Hujan
Meskipun mobil listrik aman digunakan saat hujan, berikut adalah tip untuk memastikan keamanan dan kenyamanan saat mengendarai mobil listrik saat hujan.
1. Periksa kedalaman tapak ban
Pastikan tapak ban dalam kondisi baik untuk mencegah selip atau aquaplaning di jalan basah. Ban dengan alur yang memadai meningkatkan cengkeraman di permukaan licin.
2. Hindari genangan air yang dalam
Meskipun aman hingga ketinggian 30 cm, hindari genangan air yang terlalu dalam untuk mencegah kerusakan pada komponen kendaraan.
3. Kurangi kecepatan dan jaga jarak
Kurangi kecepatan saat hujan dan jaga jarak aman dengan kendaraan lain untuk memberikan waktu pengereman yang cukup di jalan licin.
4. Pastikan steker dan port pengisian kering
Sebelum mengisi daya, pastikan steker dan port pengisian dalam kondisi kering untuk menghindari risiko korsleting atau kerusakan.
5. Gunakan pengereman regeneratif dengan hati-hati
Teknik pengereman regeneratif dapat menyebabkan penguncian roda di jalan licin. Gunakan dengan hati-hati untuk menjaga stabilitas kendaraan.
6. Aktifkan fitur keselamatan
Pastikan fitur seperti lampu kabut, wiper, dan defogger berfungsi dengan baik untuk meningkatkan visibilitas dan keamanan saat hujan.
7. Periksa sistem kelistrikan secara berkala
Lakukan perawatan rutin untuk memastikan sistem kelistrikan dan baterai tetap dalam kondisi optimal, terutama setelah berkendara di kondisi basah.
Mengendarai mobil listrik saat hujan aman karena desain kedap air dan sistem grounding yang canggih. Mobil listrik mampu melewati genangan air dengan batas aman 30 cm dan tetap aman dari risiko petir. Dengan menerapkan tip di atas, Anda dapat mengendarai mobil listrik dengan lebih percaya diri dan aman di cuaca hujan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




