Pelajar Indonesia Raih Emas Ipitex lewat Inovasi Alat Pendeteksi Tanah
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:08 WIB
Bangkok, Beritasatu.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah internasional. Tujuh siswa berusia 15 tahun dari empat sekolah berbeda berhasil meraih medali emas pada ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (Ipitex) 2026 yang berlangsung pada 5–9 Januari 2026, bertepatan dengan peringatan Thailand Inventors’ Day.
Penghargaan tersebut diberikan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) atas inovasi bertajuk SoilPIN, sebuah alat portabel pemantau kesehatan tanah berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mendukung pertanian berkelanjutan.
Tim pelajar ini terdiri atas Nazeer Omar Verico, Armand Muhammad Abdullah, Muhammad Argi Imrantama, Baraputra Nathan Ararya, Shah Jehan Abhiraj Kamal, Bryan Adrian Romeli, dan Kianu Adiara Anggun. Melalui kolaborasi lintas sekolah, mereka mengembangkan SoilPIN sebagai solusi praktis bagi petani dan peneliti dalam memantau kualitas tanah secara real-time.
SoilPIN mampu mengukur berbagai parameter penting tanah, seperti kelembapan, tingkat keasaman (pH), suhu, serta kandungan nutrisi. Data yang diperoleh kemudian dikirim ke aplikasi ponsel pintar yang dilengkapi sistem analisis berbasis AI untuk mengolah dan menyajikan informasi secara komprehensif.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengakses peta sebaran kualitas tanah, memperoleh rekomendasi perbaikan lahan, serta memantau perubahan kondisi tanah secara berkala. Inovasi ini telah diuji coba pada lahan pertanian di Bandung dan menunjukkan potensi signifikan dalam meningkatkan efisiensi serta produktivitas pertanian berkelanjutan.
“SoilPIN bukan sekadar alat ukur, tetapi asisten cerdas bagi petani. Melalui AI, kami ingin menghadirkan rekomendasi yang dapat langsung diterapkan untuk memperbaiki kualitas tanah,” ujar salah satu perwakilan tim.
Sebagai pameran inovasi internasional, Ipitex menjadi wadah bagi penemu dan inovator dari berbagai negara untuk menampilkan teknologi serta karya berbasis kekayaan intelektual. Keberhasilan ini semakin menegaskan peran generasi muda Indonesia dalam menghadirkan solusi teknologi di bidang pertanian dan lingkungan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




