One Championship: Salsa dan Muay Thai, Kunci Sukses Rekor Estupinan
Kamis, 29 Mei 2025 | 09:01 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Johan "Panda Kick" Estupinan memiliki pendekatan unik dalam dunia muay thai yang membuatnya menonjol di antara petarung lainnya dalam ajang One Championship.
Pria asal Kolombia berusia 22 tahun ini menggabungkan tarian salsa dengan teknik bertarung untuk menciptakan gaya yang sulit diprediksi lawan.
Estupinan, yang memiliki rekor sempurna 27-0, mengungkapkan rahasia di balik gerakan-gerakannya yang eksentrik.
"Menari sangat membantu saya dalam gerakan kaki dan refleks di ring. Saya banyak bergerak saat menari, begitu juga saat bertarung," kata Estupinan kepada onefc.com.
Perjalanan tari petarung ini dimulai sejak kecil bersama saudara kembarnya Jordan, yang juga berprofesi sebagai petarung tak terkalahkan. Keduanya memulai dengan breakdance di taman kecil sebelum berkembang ke berbagai gaya tari tradisional Kolombia.
"Kami anak-anak yang sangat gelisah dan ingin belajar segalanya. Ketika melihat sesuatu, kami langsung tertarik untuk mencobanya," kenang Estupinan.
Bagi pria berjulukan Panda Kick ini, menari bukan sekadar hobi melainkan bagian dari identitas budaya Kolombia yang penuh warna.
"Orang Kolombia yang baik harus tahu cara menari. Kami membawa kegembiraan dan cita rasa, bukan hanya memukul pad lalu selesai," jelasnya.
Kemampuan fisik dari tarian sangat membantu Estupinan dalam mengembangkan teknik tidak ortodoks, footwork dinamis, dan pola gerakan kreatif yang telah membingungkan lima lawannya di One Championship.
"Kami memadukan gerakan salsa ke dalam pertarungan. Gerakan kaki dari salsa kami tambahkan dengan tangan, dan ini sangat membantu dalam pertarungan," ungkapnya.
Musik juga menjadi elemen penting dalam kehidupan sehari-hari Estupinan. Dia mengaku hampir tidak ada momen tanpa musik, selalu memastikan ritme yang dipilih selaras dengan suasana hati.
Estupinan akan menguji formula unik dance-fighting-nya melawan Taiki "Silent Sniper" Naito di One Fight Night 32 pada 7 Juni mendatang di Lumpinee Stadium, Bangkok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




