ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Marc Marquez: Insting Jadi Kunci Perjalanan Karier Saya

Jumat, 1 Agustus 2025 | 16:41 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Pembalap MotoGP dari tim Ducati Lenovo Marc Marquez.
Pembalap MotoGP dari tim Ducati Lenovo Marc Marquez. (AP/Peter Dejong)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemimpin klasemen sementara MotoGP 2025 Marc Marquez mengungkapkan, insting telah menjadi kunci utama kesuksesannya sepanjang karier di dunia balap grand prix, termasuk saat menghadapi kritik dari para rival.

Pembalap berusia 32 tahun itu memulai debutnya di kelas utama pada 2013 dan berhasil meraih enam gelar juara dunia bersama Honda dalam tujuh musim.

Sepanjang perjalanannya, Marquez terlibat dalam persaingan sengit dengan beberapa pembalap top, seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan tentu saja Valentino Rossi.

ADVERTISEMENT

Dalam wawancara bersama DAZN, Marquez mengaku bangga dengan pendekatan instingtif yang ia pegang sejak awal kariernya.

"Saya pernah bersaing dengan Pedrosa, Lorenzo, dan juga Valentino. Mereka adalah rekan, tetapi juga rival. Yang saya banggakan adalah, saat saya masuk ke MotoGP dalam usia 20 tahun, semua komentar dan tekanan itu tidak memengaruhi saya, baik karakter maupun gaya balap saya."

"Saya memang tidak tahu cara lain. Saya membalap berdasarkan insting, dan sampai sekarang pun masih begitu. Wawancara, selebrasi, semuanya berdasarkan insting, karena saya tidak suka merencanakan apa pun," ujar pembalap asal Spanyol ini.

Selama bertahun-tahun, Marquez kerap mendapat kritik karena gaya balapnya yang agresif. Bahkan hingga kini, di beberapa sirkuit, ia masih mendapat sambutan negatif dari sebagian penonton. 

Salah satu insiden terbaru terjadi di GP Italia, di mana sebagian penonton mencemoohnya meski ia berhasil meraih kemenangan di balapan sprint.

Insiden tersebut mendapat pembelaan dari bos tim Ducati, Davide Tardozzi, yang menyayangkan perlakuan tidak sportif tersebut. Meski begitu, Marquez mengaku kritik justru menjadi bahan bakar semangatnya.

"Dengan rival, kita harus menerima yang baik dan yang buruk. Saat saya mendapat komentar negatif, itu justru memotivasi saya," kata Marquez.

Saat ini, Marquez tengah menikmati salah satu musim terbaik sepanjang kariernya. Dari 12 seri MotoGP yang telah digelar, ia sudah mengoleksi delapan kemenangan dan 11 kemenangan sprint, menjadikannya favorit kuat juara musim ini.

Ia pun memimpin klasemen dengan selisih 120 poin dan hanya menyisakan 10 seri lagi, menjadikan musim 2025 sebagai peluang terbaiknya untuk kembali merajai MotoGP secara mutlak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Latihan GP Amerika: Nyaris Pecahkan Rekor Lap, Marc Marquez Menggila

Latihan GP Amerika: Nyaris Pecahkan Rekor Lap, Marc Marquez Menggila

SPORT
Juara Sprint Race, Marc Marquez Sebut Tak Cocok dengan Trek Goiana

Juara Sprint Race, Marc Marquez Sebut Tak Cocok dengan Trek Goiana

SPORT
Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Brasil di Goiania

Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Brasil di Goiania

SPORT
Era 1.000cc Berakhir! Ini Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026

Era 1.000cc Berakhir! Ini Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026

SPORT
Halus dan Presisi, Lorenzo: Gaya Balapan Marquez Makin Mirip Saya

Halus dan Presisi, Lorenzo: Gaya Balapan Marquez Makin Mirip Saya

SPORT
Toprak Tak Gentar, Marc Marquez Jadi Target Utama di MotoGP

Toprak Tak Gentar, Marc Marquez Jadi Target Utama di MotoGP

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT