Chris John Minta Permenpora 14/2024 Dievaluasi demi Atlet
Senin, 4 Agustus 2025 | 11:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Legenda tinju Indonesia, Chris John, angkat suara terkait polemik yang muncul akibat diberlakukannya Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2024, yang saat ini menuai kritik dari berbagai komunitas olahraga nasional.
Dalam pernyataan tertulis yang dirilis KONI Pusat dan dikutip dari Jakarta, Senin (4/8/2025), Chris John menyarankan agar pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap aturan tersebut jika tidak ada solusi lain.
"Kalau memang enggak ada solusi, saya sarankan Permenpora ini dievaluasi kembali," ujar mantan juara dunia kelas bulu WBA itu.
Permenpora 14/2024 melarang KONI dan para tenaga keolahragaan baik di tingkat pusat maupun daerah untuk menerima dana dari APBN maupun APBD. Padahal, menurut Chris John, peran KONI sangat vital dalam mendukung pembinaan atlet nasional.
Sebagai catatan, pengelolaan anggaran olahraga daerah sebenarnya sudah memiliki aturan tersendiri dari Kementerian Dalam Negeri. Namun, kebijakan baru dari Kemenpora ini dianggap mempersempit ruang gerak KONI sebagai organisasi payung olahraga di Indonesia.
Tak hanya berdampak pada pengurus KONI, aturan ini juga dikhawatirkan akan melemahkan dukungan terhadap atlet, pelatih, hingga tenaga pendukung seperti dokter dan fisioterapis yang selama ini difasilitasi oleh KONI.
Chris John mengisahkan pengalamannya ketika masih aktif sebagai atlet daerah. Ia mengaku mendapatkan dukungan nyata dari KONI, terutama saat berpartisipasi dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Saya sendiri merasakan betapa besar peran KONI saat saya masih bertanding. Saya harap atlet-atlet saat ini juga mendapatkan dukungan yang sama," katanya.
Lebih dari sekadar lembaga administratif, Chris John menilai KONI adalah rumah kedua bagi para atlet Indonesia. Selain mendukung pembinaan dan latihan, KONI juga menjadi tempat para atlet menyampaikan aspirasi dan keluh kesah.
“KONI adalah tempat kami bertumbuh dan merasa didengarkan,” tutupnya.
Dengan pernyataan ini, Chris John berharap pemerintah bisa mempertimbangkan kembali dampak regulasi tersebut terhadap masa depan olahraga Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




