ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tanggapi Isu Salah, Van Dijk: Tak Ada yang Dapat Perlakuan Khusus

Senin, 8 Desember 2025 | 15:26 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kiri) dan Virgil van Dijk seusai laga melawan Sunderland.
Penyerang Liverpool Mohamed Salah (kiri) dan Virgil van Dijk seusai laga melawan Sunderland. (AP/Jon Super)

Jakarta, Beritasatu.com - Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, ternyata sudah lebih dahulu mengirim pesan tegas kepada rekan-rekannya hanya beberapa hari sebelum Mohamed Salah menyampaikan keluhan keras soal statusnya di tim. Dalam pesannya, bek asal Belanda itu mengungkapkan, tidak ada pemain yang berhak mendapat perlakuan istimewa.

Salah, 33 tahun, membuat kehebohan pada Sabtu (6/12/2025) setelah kembali dicadangkan oleh Arne Slot untuk ketiga kalinya secara beruntun saat Liverpool ditahan Leeds United 3-3. Penyerang asal Mesir itu kemudian mengungkapkan bahwa ia merasa “dikorbankan” klub dan mengisyaratkan laga melawan Brighton akhir pekan nanti bisa menjadi pertandingan perpisahannya.

Ia juga mengklaim dirinya tak seharusnya perlu berjuang setiap hari untuk mempertahankan posisi starter, mengingat kontribusinya selama ini. “Saya tidak harus setiap hari bertarung untuk posisi saya karena saya sudah layak mendapatkannya. Saya bukan yang terbesar, tetapi saya sudah mendapatkan tempat saya. Ini sepak bola,” ujar Salah.

ADVERTISEMENT

Namun Van Dijk tampaknya memiliki pandangan berbeda. Ketika ditanya apakah absennya Salah dari daftar starter pada laga imbang 1-1 melawan Sunderland menjadi sinyal bagi seluruh skuad, bek Belanda itu menjawab tegas.

“Itu memang selalu begitu. Tidak ada kredit tanpa batas. Semua harus tampil maksimal,” katanya. 

“Mo sudah melakukan itu selama ini, tapi keputusan manajer dalam dua laga terakhir harus dihormati. Kami semua ingin yang terbaik untuk klub,” dia menambahkan.

Van Dijk juga menegaskan Salah tetap memiliki peran penting di Liverpool. “Saya yakin Mo masih akan menjadi bagian besar dari target kami. Dia pemain luar biasa dan sudah membuktikannya bertahun-tahun,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan konsistensi harus ditemukan bersama. “Dia butuh kami dalam performa terbaik, dan kami juga butuh dia. Kita harus ingat ada alasan mengapa dia begitu sukses di klub ini,” papar pemain yang membela Liverpool sejak 2018 ini.

Van Dijk juga menekankan peran Salah sebagai pemimpin. “Saya butuh dia sebagai salah satu pemimpin tim. Wajar kalau dia kecewa. Kalau ada pemain tidak kecewa setelah dua kali tak dimainkan, justru itu masalah,” papar bek berusia 34 tahun ini.

Sementara itu, masa depan Salah di bawah Arne Slot kini menjadi tanda tanya besar. Ia mengatakan hubungan keduanya tiba-tiba berubah. “Saya sudah bilang beberapa kali kami punya hubungan baik, dan sekarang tiba-tiba tidak punya hubungan sama sekali. Saya tidak tahu kenapa,” ungkapnya.

Salah juga menambahkan, “Rasanya seperti klub sedang mengorbankan saya. Seperti ada yang ingin saya menanggung semua kesalahan.”

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Lintas Agama dan Budaya

Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Lintas Agama dan Budaya

SPORT
Piala Dunia 2026: Andalkan Salah, Mesir Percaya Diri Hadapi Belgia

Piala Dunia 2026: Andalkan Salah, Mesir Percaya Diri Hadapi Belgia

SPORT
Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Berburu Penebusan Diri untuk Mesir

Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Berburu Penebusan Diri untuk Mesir

SPORT
Piala Dunia Keempat Jadi Momen Spesial bagi Kevin De Bruyne

Piala Dunia Keempat Jadi Momen Spesial bagi Kevin De Bruyne

SPORT
Profil Timnas Mesir: Ambisi Mohamed Salah Cs pada Piala Dunia 2026

Profil Timnas Mesir: Ambisi Mohamed Salah Cs pada Piala Dunia 2026

SPORT
Laga Pamitan Salah Jadi Ajang Reuni, 3 Eks Liverpool Main sejak Awal

Laga Pamitan Salah Jadi Ajang Reuni, 3 Eks Liverpool Main sejak Awal

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon