Glasner Tinggalkan Palace, Isu Manchester United Menguat
Jumat, 16 Januari 2026 | 22:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kabar mengejutkan datang dari Selhurst Park setelah manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, mengonfirmasi bahwa dirinya akan meninggalkan posisinya pada akhir musim 2025/2026. Keputusan ini disampaikan langsung oleh pelatih asal Austria tersebut dalam konferensi pers pada Jumat (16/1/2026), mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depannya yang sempat dikaitkan dengan raksasa Manchester United.
Glasner mengungkapkan bahwa keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak sebenarnya sudah diambil sejak beberapa bulan lalu. Ia telah bertemu dan berdiskusi secara mendalam dengan bos Crystal Palace, Steve Parish, pada Oktober 2024 lalu.
“Meskipun telah sepakat untuk berpisah, kedua belah pihak memilih untuk merahasiakan keputusan tersebut selama tiga bulan demi menjaga stabilitas tim di tengah jadwal yang padat,” sebut The Independent.
Namun, keterbukaan kini menjadi prioritas Glasner. Di usianya yang menginjak 51 tahun, pelatih yang sukses membawa The Eagles menjuarai Piala FA musim lalu ini merasa membutuhkan tantangan baru. Ia menegaskan bahwa kepergiannya tidak berkaitan dengan jendela transfer, melainkan murni keinginan untuk mencari pengalaman di tempat lain setelah kontraknya berakhir di musim panas mendatang.
Situasi di Crystal Palace sendiri saat ini sedang tidak baik-baik saja. Klub asal London Selatan tersebut baru saja menelan pil pahit setelah tersingkir dari Piala FA oleh tim kasta keenam, Macclesfield, akhir pekan lalu. Selain itu, mereka tercatat belum meraih satu pun kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, sebuah tren negatif yang sangat kontras dengan kesuksesan musim lalu.
Kabar kepergian Glasner semakin diperkeruh dengan isu kepindahannya ke Manchester United. Setan Merah dilaporkan menjadikan Glasner sebagai target utama untuk posisi manajer tetap setelah memecat Ruben Amorim awal Januari ini. Saat ini, Manchester United dipimpin oleh Michael Carrick sebagai manajer interim hingga akhir musim, dan Glasner dipandang sebagai sosok yang tepat untuk memulai era baru di Old Trafford musim depan.
Masalah internal Palace tidak berhenti di kursi pelatih saja. Sang kapten andalan, Marc Guehi, dipastikan akan segera hengkang ke Manchester City dalam waktu dekat. Glasner mengonfirmasi bahwa bek timnas Inggris tersebut tidak akan diturunkan dalam laga melawan Sunderland akhir pekan ini karena proses kepindahannya ke Etihad Stadium telah memasuki tahap final.
Meski sudah dipastikan akan pergi, Glasner tetap profesional dan berkomitmen penuh untuk sisa musim ini. Ia berjanji kepada para pemain dan pendukung setianya untuk memberikan hasil terbaik di kompetisi yang masih diikuti, termasuk mengejar trofi di Liga Konferensi Eropa. Crystal Palace baru saja diundi untuk berhadapan dengan klub Bosnia, Zrinjski Mostar, dalam babak playoff kompetisi tersebut.
Glasner bertekad untuk meninggalkan Selhurst Park dengan catatan manis, yakni mencetak poin tertinggi sepanjang sejarah klub di Liga Inggris. "Saya akan memberikan segalanya untuk membawa trofi lain ke Selhurst Park sebelum saya pergi," ujarnya penuh semangat. Sementara, bagi para pendukung The Eagles, akhir musim ini akan menjadi momen perpisahan emosional dengan pelatih yang telah memberikan kebahagiaan bersejarah lewat trofi Piala FA tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




