Timnas Indonesia Tak Bisa Main di Asian Games 2026? Ini Kata Sumardji
Kamis, 12 Februari 2026 | 17:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi sepak bola Indonesia belum menerima pemberitahuan resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Jepang.
Menurut Sumardji, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Departemen Internasional PSSI serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) guna memastikan status partisipasi Merah Putih di ajang tersebut.
Baca Juga: FIFA Series 2026 Digelar di GBK, Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts
“Hingga sekarang belum ada surat resmi yang menyatakan Indonesia tidak ambil bagian dalam Asian Games di Jepang,” ujar Sumardji saat ditemui wartawan di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/2/2026) dikutip dari Antara.
Isu mengenai absennya Indonesia mencuat setelah media Vietnam memberitakan Timnas Indonesia terancam tidak tampil pada Asian Games 2026 lantaran gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Dalam laporan tersebut disebutkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bersama Komite Olimpiade Asia (OCA) telah menyepakati regulasi baru. Aturan itu menyebutkan peserta cabang sepak bola putra Asian Games 2026 hanya terdiri dari 16 negara yang berlaga di Piala Asia U-23 2026.
Menanggapi kabar itu, Sumardji menyatakan PSSI masih menunggu kepastian resmi. Ia menekankan keputusan terkait keikutsertaan Indonesia sepenuhnya berada di bawah kewenangan KOI.
Baca Juga: Siap-siap! Ini Jadwal Main Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026
“Kami terus menjalin komunikasi karena ini memang menjadi ranah Komite Olimpiade. Jika sudah ada kepastian, tentu akan kami sampaikan kepada rekan-rekan media,” katanya.
Ia juga mengungkapkan dalam perencanaan awal, PSSI memang menargetkan timnas Indonesia untuk berpartisipasi di Asian Games 2026. Bahkan, federasi telah mengirimkan daftar awal pemain sekitar dua bulan lalu sebagai bagian dari persiapan.
“Entry name sudah kami kirim sekitar dua bulan yang lalu. Sejak awal kami memang berencana mengikuti Asian Games. Karena itu ketika muncul informasi ini, kami harus memastikan kebenarannya,” jelasnya.
Sumardji mengakui, kabar mengenai kemungkinan Indonesia tidak ikut justru pertama kali diketahui dari pemberitaan media. Oleh sebab itu, BTN segera melakukan klarifikasi kepada pihak terkait.
“Sampai tadi saya masih mencoba memastikan bagaimana kepastiannya, karena kami juga belum menerima informasi yang benar-benar final,” tambahnya.
Secara terpisah, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyampaikan hal senada. Ia menegaskan PSSI belum memperoleh surat resmi dari otoritas terkait.
“Tadi saya sempat berkomunikasi dengan Ketua KOI Pak Okto (Raja Sapta Oktohari). Kami sudah meminta kejelasan, tetapi sampai saat ini belum ada surat resmi, meskipun pernyataan itu sudah beredar melalui media resmi di sana,” ujar Yunus.
Ia berharap dalam waktu dekat ada kejelasan, mengingat keputusan tersebut akan berdampak pada persiapan tim.
“Saya sudah sampaikan kepada ketua Umum KOI agar besok sudah ada kabar pasti. Ini menyangkut persiapan kami. Jika belum ada keputusan, tentu kami tidak bisa melangkah lebih jauh karena kewenangan ada pada mereka,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




