Menpora Erick Thohir Ingin Ketum Percasi Cinta dan Paham Catur
Sabtu, 11 April 2026 | 13:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir berharap sosok yang terpilih sebagai ketua umum cabang olahraga catur benar-benar mencintai dan memahami olahraga yang dipimpinnya.
Hal ini ia sampaikan saat membuka musyawarah nasional (Munas) Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) XXX Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Adapun salah satu nama yang disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Utut adalah Agustiar Sabran, yang saat ini menjabat sebagai pembina Pengprov Percasi Kalimantan Tengah.
“Saya berharap ketua umum itu harus figur yang senang olahraga. Jadi bukan karena melihat olahraga itu sebagai loncatan daripada sebuah kepentingan atau jabatan, tapi karena senang mengurus olahraganya," kata Erick dalam sambutannya, Sabtu (11/4/2026).
Erick menekankan pentingnya figur pemimpin yang mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun oleh grand master (GM) Utut Adianto. Ia berharap PB Percasi ke depan mampu melahirkan lebih banyak sosok grand master baru yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
"Kalau kalau ketua umum yang titelnya MBA itu banyak, tetapi kalau titelnya grand master (GM) kayaknya sedikit sekali, termasuk salah satunya Utut Adianto,” tambahnya.
Ia menekankan, seorang ketua umum harus memiliki waktu yang cukup untuk mengurus organisasi serta mampu mengelola pendanaan. Menurutnya, pembiayaan olahraga tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi perlu melibatkan investasi dari sektor swasta dan partisipasi masyarakat.
Erick menambahkan, berdasarkan keterangan Ketua Umum Percasi, GM Utut Adianto, cabang olahraga catur juga akan punya terobosan digital secara online untuk catur dengan salah satunya menyasar anak-anak muda agar memiliki aktivitas yang lebih positif.
"Siapa tahu game catur bisa menjadi sebuah platform yang juga mendidik, karena di dalam catur itu kita diajarkan strategi, disiplin, kesabaran yang di mana-mana anak muda Indonesia sekarang perlu menginjakkan juga bumi lagi, supaya jangan semuanya serba cepat tetapi itu menjadi solusi jangka panjang," lanjut Erick.
Sebagai menteri pemuda dan olahraga, Erick menyatakan dukungannya terhadap digitalisasi olahraga catur sebagai bagian dari modernisasi pembinaan atlet. Kementerian Pemuda dan Olahraga,siap mendorong program tersebut, termasuk melalui dukungan anggaran untuk berbagai ajang multi-event yang memiliki target jelas.
"Jadi saya dukung digitalisasi untuk catur ini dan saya rasa kami dari Kemenpora siap mendorong karena era daripada modernisasi olahraga harus terjadi. Kami menyiapkan anggaran untuk multievent dan harus sesuai dengan instruksi presiden, pelatnas semua ada targetnya dan itu yang menjadi kita fokuskan," tutup Erick.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




