ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tumbang di Kandang, Pelatih Bhayangkara Kecewa

Sabtu, 3 November 2018 | 20:45 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Simon McMenemy
Simon McMenemy (istimewa)

Jakarta - Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy kecewa atas kekalahan skuatnya dari tim tamu Persib Bandung dengan skor 1-2 di laga pekan ke-29 Liga 1 Indonesia yang berlangsung di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta.

Menurut Simon, pertahanan timnya terutama di babak pertama tidak tampil maksimal sehingga bisa kemasukan oleh gol sundulan Ezechiel Ndouasel pada menit kelima dan sepakan Jonatan Bauman (17).

"Kami tidak boleh bertahan seperti itu lagi. Kami sudah berlatih bagaimana mengantisipasi serangan Persib, tetapi tetap saja kami kebobolan gol," ujar Simon usai laga kontra Persib di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (3/11).

Ini merupakan kekalahan pertama Bhayangkara dalam 14 pertandingan kandang yang telah mereka mainkan musim ini. Sementara secara keseluruhan ini merupakan kekalahan ke-10.  

ADVERTISEMENT

Pelatih asal Skotlandia tersebut menyayangkan Persib mampu mencetak dua gol dari situasi yang seharusnya dapat diantisipasi. Gol pertama Persib sendiri datang dari sepak pojok yang disundul Ndouasel, sementara gol kedua berawal dari umpan silang mendatar Ndouasel kepada Bauman.

Meski demikian, Simon menilai timnya tampil bagus di babak kedua. Bhayangkara dianggap berhasil menekan balik Persib yang bermain dengan 10 orang setelah Oh Inkyun dikartu merah pada menit ke-51.

Sayang, peluang demi peluang Bhayangkara termasuk dari jarak dekat tidak berhasil menjebol gawang lawan yang dikawal kiper berumur 36 tahun I Made Wirawan, sampai akhirnya Bhayangkara berhasil menyarangkan gol balasan lewat Herman Dzumafo di menit ke-88 yang memanfaatkan kemelut di depan gawang.

"Kami seharusnya mampu menorehkan satu gol lagi di babak kedua. Saya tidak paham mengapa peluang-peluang dari jarak dekat gagal masuk ke gawang," kata Simon.

Sementara gelandang Bhayangkara Wahyu Subo Seto mengakui timnya tak berlaga dengan baik di babak pertama melawan Persib. Padahal, Wahyu mengakui mereka sudah menyiapkan cara meredam serangan Persib sebelum pertandingan.

"Mungkin kami kurang fokus dan kurang beruntung. Kami harus memperbaiki ini ke depan," kata Wahyu.

Kekalahan dari Persib membuat Bhayangkara, juara Liga 1 Indonesia tahun 2017, tetap bertengger di posisi keempat klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan 43 poin hasil dari 29 laga. Di kubu Persib, tiga poin membuat mereka naik dari posisi ketiga ke peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan mengoleksi 48 poin dari 29 pertandingan.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon