Tim SAR Temukan Body Part Korban Ketiga Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Rabu, 21 Januari 2026 | 21:00 WIB
Makassar, Beritasatu.com – Memasuki hari kelima operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, tim SAR gabungan kembali menemukan bagian tubuh korban di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Penemuan korban ketiga ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi’i di kantor SAR Makassar, Rabu (22/1/2026) malam.
Syafi’i mengungkapkan, bagian tubuh korban ditemukan pada Rabu (21/1/2026) siang sekitar pukul 12.30 Wita. Ketika ditemukan petugas, kondisi tubuh korban sudah tidak utuh, atau dengan kata lain hanya berupa bagian tubuh (body part), sehingga proses evakuasi memerlukan penanganan khusus di medan yang ekstrem.
“Informasi yang kami terima, korban ketiga yang ditemukan ini berupa body part dan saat ini masih dalam proses evakuasi,” ujar Mohammad Syafi’i kepada awak media.
Korban ditemukan di sekitar Sektor 1 dan Sektor 4, pada elevasi sekitar 1.150 meter, tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah korban kedua, pramugari Florensia Lolita, serta lokasi ditemukannya black box pesawat. Seluruh area pencarian didominasi tebing curam dan jurang dengan kedalaman lebih dari 1.000 meter.
“Semua pelaksanaan operasi berada di tebing dan jurang. Medannya sangat berat dan berisiko,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban tengah dievakuasi menuju posko terdekat, yakni titik penjemputan helikopter di Kampung Lampeso, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros. Evakuasi dilakukan melalui jalur udara, menyesuaikan kondisi cuaca.
Syafi’i menegaskan, operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 akan terus dilaksanakan secara maksimal, dengan evaluasi operasi dijadwalkan pada hari ketujuh pencarian.
“Operasi pencarian korban terus kita laksanakan. Hari ketujuh nanti akan kita lakukan evaluasi. Saat ini dua korban sudah berhasil dievakuasi, satu telah diserahkan ke pihak keluarga melalui tim disaster victim identification (DVI), satu masih dalam proses, dan satu lagi yang baru ditemukan juga sedang dievakuasi,” jelas Syafi’i.
Tim SAR kini memfokuskan pencarian di dua sektor utama, Sektor 1 dan Sektor 4, yang dinilai memiliki potensi terbesar untuk menemukan korban lainnya. Penyisiran juga tetap dilakukan di Sektor 2 dan 3.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat agar cuaca memungkinkan dan proses evakuasi bisa berjalan lebih cepat, serta korban lainnya dapat segera ditemukan,” tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




