Pemkot Tangsel Mulai Angkut Tumpukan Sampah di Pasar-pasar Tradisional
Kamis, 8 Januari 2026 | 12:34 WIB
Tangerang Selatan, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan mulai melakukan pembersihan tumpukan sampah yang selama sepekan terakhir menggunung di sejumlah titik, khususnya di kawasan pasar tradisional. Pembersihan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Pasar Cimanggis dan Ciputat, serta akan dilanjutkan ke Pasar Jombang.
Langkah ini sejalan dengan perpanjangan status tanggap darurat sampah di Kota Tangsel yang berlaku hingga 19 Januari 2026. Selain fokus pada pengangkutan sampah, Pemkot juga memperketat pengawasan untuk mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan.
Pantauan Beritasatu.com di Pasar Cimanggis, terlihat tumpukan sampah yang sebelumnya menggunung kini mulai diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel. Petugas gabungan juga ditempatkan untuk menghalau warga yang masih mencoba membuang sampah di lokasi tersebut.
Camat Ciputat, Mamat, mengatakan pengangkutan dilakukan secara intensif sejak malam hari dengan mengerahkan puluhan armada.
"Pengangkutan sampah dilakukan mulai jam sembilan malam oleh DLH dengan 27 kendaraan. Harapan kami, setelah ini masyarakat semakin sadar karena ini bukan tempat pembuangan sampah," ujar Mamat di Pasar Cimanggis, Kamis (8/1/2026).
Mamat mengungkapkan salah satu penyebab penumpukan sampah, adalah banyaknya warga dari berbagai wilayah yang datang untuk membuang sampah di lokasi tersebut, terutama karena keterbatasan tempat pembuangan.
"Sejak jam 06.00 WIB sudah banyak yang datang membawa kantong sampah. Mereka dari berbagai wilayah di Tangsel, karena tidak bisa buang di tempat lain ya akhirnya dibuang ke sini," jelasnya.
Setelah pembersihan di Pasar Cimanggis, pengangkutan sampah akan dilanjutkan ke Pasar Jombang. Mamat menegaskan penanganan di lokasi lain akan dilakukan dengan pola serupa dan koordinasi bersama pengelola pasar.
"Nanti malam rencananya diangkut di Pasar Jombang. Kami juga akan berkoordinasi dengan pengelola pasar supaya pengelolaan sampah lebih baik, dipilah dahulu jangan sampai berantakan seperti sekarang," tegas Mamat.
Selain pengangkutan, Pemkot Tangsel memperkuat edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam mengelola sampah.
"Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi supaya masyarakat bisa memilah sampah organik dan anorganik di rumah masing-masing," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




