Jadi Tempat Pengungsi Banjir Demak, 2 TPS di Desa Kedungwaru Lor Dipindah
Selasa, 13 Februari 2024 | 21:03 WIB
Demak, Beritasatu.com - Banjir yang masih menggenang di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, membuat proses persiapan Pemilu 2024 terkendala. Salah satu balai desa di Kecamatan Karanganyar Demak yang rencananya dijadikan tempat pemungutan suara (TPS) kini berubah fungsi jadi posko pengungsian korban banjir. Akibatnya, dua TPS terpaksa dipindah.
Tercatat, ada dua TPS yang dipindahkan, dan sekertariat logistik pemilu yang seharusnya bertempat di kantor Desa Kedungwaru Lor terpaksa dipindahkan. Satu TPS beserta sekretariat logistik dipindah di gedung PKD Kedungwaru Lor, dan 1 TPS lagi dipindah ke SMP 1 Karanganyar.
Anggota PPS Kedungwaru Lor Rendy Adi Prasetyo mengatakan, pergeseran logistik pemilu pada sekretariat di desa tersebut dilakukan karena Balai Desa Kedungwaru Lor saat ini dijadikan posko pengungsian bagi warga korban banjir Desa Jatirejo.
"Jadi untuk pendistribusiannya ini tetap ada penggeseran tempat TPS sama sekertariat untuk logistik itu untuk yang semula di gedung kepala desa itu digeser ke PKD, tiga di sana karena untuk gedung kepala desa itu dibuat itu untuk pengungsi,” kata Rendy Adi Prasetya, Selasa, (13/2/2024).
Logistik pemilu yang diturunkan di wilayah tersebut rencananya akan digunakan pada 17 TPS yang ada di Desa Kedungwaru Lor. Petugas PPS sudah mempersiapkan perpindahan lokasi TPS dan sekretariat logistik sejak pengungsi mulai berdatangan ke kantor Desa Kedungwaru Lor beberapa hari terakhir.
Sementara itu, warga Desa Jatirejo yang mengungsi di Balai Desa Kedungwaru Lor diusulkan oleh KPU Kabupaten Demak sebagai salah satu dari 10 desa di Demak yang terpaksa menggelar pemilu susulan, karena seluruh TPS di sana kebanjiran, dan warganya mengungsi ke berbagai tempat.
Dari 10 desa yang menggelar pemilu susulan tersebut, terdapat 114 TPS di Demak dengan sekitar 28.000 pemilih, yang harus bersabar menunggu pelaksanaan pemilu susulan dan petunjuk lebih lanjut oleh KPU.
Banjir di Kabupaten Demak yang terjadi sejak Kamis (8/2/2024) pekan lalu, telah merendam 39 desa di 7 kecamatan. Diperkirakan, ada lebih dari 20.000 warga Demak yang masih mengungsi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




