ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hasil Quick Count Indikator: PDIP, Golkar, Gerindra Masih Unggul, PPP Tak Lolos ke Senayan

Minggu, 18 Februari 2024 | 19:18 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Ilustrasi partai politik peserta Pemilu 2024.
Ilustrasi partai politik peserta Pemilu 2024. (Antara/Mohamad Hamzah)

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia mengumumkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) unggul dalam hasil hitung cepat (quick count) Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 dengan perolehan suara sebesar 16,68%.

Merujuk hasil hitung cepat yang dikutip di Jakarta, Minggu (18/2/2024), disebutkan data tersebut berasal dari 2.999 tempat pemungutan suara (TPS) atau 99,97 persen, dengan sampel suara sah sebanyak 520.357. 

Batas toleransi kesalahan (margin of error) 0,54% dengan tingkat partisipasi 78,27%. "Margin of error quick count menunjukkan PDIP signifikan pada posisi pertama," kata Indikator Politik. 

Untuk posisi kedua Partai Golkar dengan suara 15,21 persen, sedangkan posisi ketiga ditempati Partai Gerindra dengan suara 13,44 persen.

ADVERTISEMENT

Posisi keempat diduduki Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan suara 10,65 persen dan di posisi kelima Partai Nasdem dengan 9,41 persen suara.

Sementara itu untuk posisi keenam hingga delapan, Indikator Politik menyebut kemungkinan adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan suara sebesar 8,26 persen, Partai Demokrat dengan 7,58 persen suara, dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 6,88 persen suara.

"Urutan ke 6-8 kemungkinan adalah PKS, Demokrat, dan PAN. Namun demikian, PKS secara statistik tidak signifikan lebih besar ketimbang Demokrat, tetapi signifikan lebih besar ketimbang PAN, dan Demokrat juga tidak signifikan lebih besar ketimbang PAN," kata Indikator Politik.

Indikator memprediksi delapan partai tersebut lolos ke Senayan dengan perolehan suara yang signifikan di atas ambang batas parlemen, yakni empat persen. Sementara itu, partai lain diprediksi tidak lolos karena perolehannya signifikan kurang dari empat persen, termasuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Berdasarkan data, partai lain yang diprediksi tidak lolos ke Senayan adalah PPP yang mendapatkan 3,65 persen suara, PSI dengan 2,66 persen suara, Perindo dengan 1,50 persen suara, Partai Gelora dengan 0,88 persen suara, dan Partai Hanura dengan 0,78 persen suara.

Kemudian, Partai Buruh dengan 0,70 persen suara, Partai Ummat dengan 0,53 persen suara, PBB dengan 0,51 persen suara, Partai Garuda dengan 0,38 persen suara, dan PKN dengan 0,29 persen suara.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

Ironi Pilkada 2024, 9 Kepala Daerah Terjerat Korupsi hingga Maret 2026

NASIONAL
KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

KPK Telusuri Dugaan Korupsi Private Jet KPU Rp 90 Miliar

NASIONAL
Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

Bukan Foya-foya! KPU Jelaskan Alasan Gunakan Jet di Pemilu 2024

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon