Indonesia Jangan Terbuai Rekor Bagus Lawan Vietnam
Senin, 14 Oktober 2019 | 12:49 WIB
Legian, Beritasatu.com - Pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy meminta pasukannya untuk tidak terbuai dengan rekor positif atas Vietnam menjelang pertemuan kedua tim di Bali, dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa (15/10/2019).
"Indonesia mempunyai rekor bagus melawan Vietnam, saya sebagai pelatih juga demikian. Sebagai juru taktik, saya pun tak pernah kalah ketika berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Hal itu bisa saja terjadi lagi jika kami beruntung. Namun kami tidak boleh mengandalkan keberuntungan seperti itu," ujar Simon di Legian, Bali, Minggu (12/10/2019).
Timnas senior Indonesia memang mempunyai rekor kemenangan yang baik saat bersua Vietnam.
Dari 22 pertemuan dengan Vietnam sejak tahun 1991, berdasarkan laman 11v11.com, Indonesia menang delapan kali dan lima kali kalah. Sebanyak sembilan laga lain berakhir imbang.
Indonesia bahkan tidak pernah takluk dari Vietnam kala bersua di Tanah Air.
Sementara Simon McMenemy terakhir kali berjumpa Vietnam pada tahun 2010 saat masih menangani timnas Filipina. Ketika itu, di Piala AFF, skuat asuhan Simon mampu menang dengan skor 2-0 di fase grup.
"Itu mungkin kemenangan terbesar saya dari Vietnam," ujar dia.
Meski demikian, Simon menegaskan bahwa Vietnam yang sekarang bukanlah yang dahulu.
Kini Vietnam memiliki para pemain muda yang cepat, berani, dan tangguh. Mereka juga kenyang pengalaman internasional.
"Pada tahun 2010, permainan Vietnam mudah ditebak. Namun, sekarang mereka sangat sulit dihadapi," kata pria asal Skotlandia itu.
Timnas Indonesia membutuhkan tiga angka di laga kontra Vietnam yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10), mulai pukul 18.30 WIB, demi menjaga peluang lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Sebab, saat ini Alberto Goncalves dan kawan-kawan masih berada di posisi terakhir atau kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dengan nol poin dari tiga pertandingan.
Tim berjulukan Garuda ini takluk kepada Malaysia (2-3) dan Thailand (0-3) dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, lalu kalah 0-5 dari Uni Emirat Arab (UAE) dalam laga yang berlangsung di Stadion Al Maktoum, Dubai.
Pimpinan klasemen digenggam UEA dengan enam poin dari dua pertandingan, disusul berturut-turut di peringkat kedua sampai keempat Thailand, Vietnam, dan Malaysia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




