Praka Zaenal Sempat Tabrakan di Udara Sebelum Jatuh ke Laut
Kamis, 9 Oktober 2025 | 16:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Anggota Marinir TNI AL Praka Zaenal Mutaqim yang meninggal dalam atraksi sailing pass HUT ke-80 TNI di Teluk Jakarta, Kamis (2/10/2025) sempat mengalami tabrakan di udara dengan penerjun lain ketika terjun payung dalam simulasi operasi rubber duck operation (RDO).
"Proses pada pada saat exit dari pesawat kemudian opening parasut, kemudian terjadilah tabrakan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Adianzah di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/10/2025).
Freddy menilai tabrakan tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor, dari mulai kondisi angin saat terjun payung hingga permasalahan teknis di penerjunan dan pembukaan parasut.
Seusai tertabrak, lanjut Freddy, Praka Zaenal masih sempat membuka parasut hingga akhirnya mendarat di permukaan laut. Namun, kondisi Zaenal saat mendarat dalam keadaan setengah sadar.
"Kondisi pada saat itu sadar, tetapi memang kondisi yang mengigau seperti itu," jelas Freddy dikutip dari Antara.
Zaenal langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto untuk menjalani perawatan medis dan dinyatakan meninggal dua hari kemudian pada Sabtu (4/10/2025).
Berkaca dengan peristiwa itu, Freddy memastikan jajarannya akan mengevaluasi seluruh rangkaian cara HUT TNI, termasuk sistem keselamatan prajurit.
Dengan adanya evaluasi ini, Freddy berharap HUT TNI 2026 dapat berjalan lebih baik dan tidak memakan korban jiwa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




