ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menteri Sakti Benarkan 3 Pegawai KKP Ikut dalam Pesawat yang Hilang

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:13 WIB
HS
AD
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: AD
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan KKP, Pung Nugroho Saksono dan Dirut PT Indonesia Air Transport Tri Adi Wibowo saat memberikan keterangan pers di Kantor KKP Jakarta, Sabtu, 17 Januari 2026.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan KKP, Pung Nugroho Saksono dan Dirut PT Indonesia Air Transport Tri Adi Wibowo saat memberikan keterangan pers di Kantor KKP Jakarta, Sabtu, 17 Januari 2026. (Beritasatu.com/Hendro Situmorang)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono membenarkan bahwa terdapat tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ikut dalam pesawat ATR 42-500 PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tiga pegawai KKP itu melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau wilayah pengelolaan negara Republik Indonesia.

“Jadi memang benar terdapat pegawai KKP yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau di wilayah pengelolaan negara Republik Indonesia,” ungkap Sakti Wahyu dalam konferensi pers, di kantor KKP, Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

ADVERTISEMENT

Tiga orang pegawai KKP, yaitu Ferry Irawan dengan pangkat penata muda tingkat 1, jabatan analis kapal pengawas, Deden Mulyana pangkat penata muda tingkat 1, jabatan pengelola badan milik negara dan Yoga Noval sebagai operator foto udara.

Ia mengaku sedih dan prihatin atas kejadian yang menimpa pegawainya dan pegawai Indonesia Air Transport. Ia juga akan berkunjung ke rumah tiga pegawai KKP itu.

“KKP terus berkoordinasi dengan semua pihak, terkait pencarian dan penyebab insiden kami serahkan seluruhnya kepada Basarnas, KNKT dan Kementerian Perhubungan,” tukas Sakti Wahyu.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT), pemegang AOC 034 dilaporkan hilang kontak di wilayah Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (17/1/2026). Informasi tersebut diterima Basarnas Makassar sekitar pukul 13.17 Wita.

Pesawat tersebut diketahui terbang dari Yogyakarta menuju Makassar. Berdasarkan laporan awal, di dalam pesawat terdapat 10 orang, terdiri atas 7 kru dan 3 penumpang, dengan pilot in command Capt Andy Dahananto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

KKP Buka Loker 3.000 Tenaga Kerja Budi Daya Udang, Buruan Cek di Sini!

KKP Buka Loker 3.000 Tenaga Kerja Budi Daya Udang, Buruan Cek di Sini!

NASIONAL
Produksi Ikan Mencapai 3,57 Juta Ton, Pasokan Aman Jelang Ramadan

Produksi Ikan Mencapai 3,57 Juta Ton, Pasokan Aman Jelang Ramadan

EKONOMI
Identitas dan Jabatan 3 Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Identitas dan Jabatan 3 Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak

SULAWESI SELATAN
Bawa Personel KKP, Pesawat IAT dalam Misi Patroli dan Pengawasan

Bawa Personel KKP, Pesawat IAT dalam Misi Patroli dan Pengawasan

NUSANTARA
Batam Usul 4 Lokasi Baru Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih 2026

Batam Usul 4 Lokasi Baru Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih 2026

NUSANTARA
62 Kapal Asing Ilegal Ditangkap di Laut Natuna Sejak 2020

62 Kapal Asing Ilegal Ditangkap di Laut Natuna Sejak 2020

KEPULAUAN RIAU

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon