Kuningan Serasa Sudirman-Thamrin, Pramono Kebut Penataan Rasuna Said
Sabtu, 21 Februari 2026 | 06:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jakarta Pramono Anung menargetkan transformasi kawasan Kuningan agar memiliki standar keindahan dan kenyamanan yang setara dengan Jalan Sudirman-Thamrin. Penataan ini diproyeksikan rampung sebelum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026 mendatang.
“Mudah-mudahan sebelum tanggal 22 Juni tahun ini, Kuningan kurang lebih nanti hampir sama dengan Sudirman-Thamrin. Ada pedestrian, ada tempat untuk selokan dan taman yang lebih baik,” ujar Pramono dalam acara bertajuk “Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah” di Taman Bendera Pusaka, Jumat (20/2/2026).
Fokus utama penataan saat ini berada di sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Dinas Bina Marga tengah melakukan pembongkaran tiang-tiang monorel mangkrak yang selama ini dinilai mengganggu estetika dan fungsi jalan.
Pramono secara khusus meminta agar proses pemotongan tiang tersebut dipercepat dari target awal pada bulan September. Jika sebelumnya satu tiang membutuhkan waktu satu hari untuk dibongkar, kini tim di lapangan mampu menyelesaikan empat hingga lima tiang per hari.
“Untuk yang pemotongan, kebetulan kemarin saya lewat, yang dilakukan sekarang adalah yang ada betonnya. Sehingga untuk beton ini pasti memerlukan waktu yang lebih lama. Tapi yang tiang-tiang saja hampir semuanya sudah terpotong,” jelasnya.
Setelah seluruh tiang monorel bersih, kawasan tersebut akan dilengkapi dengan taman hijau dan sistem drainase yang lebih modern. Harapannya, Jalan HR Rasuna Said tidak hanya menjadi lebih indah, tetapi juga mampu mengurangi titik kemacetan di jantung bisnis Jakarta tersebut.
Menanggapi isu mengenai pembiayaan, Pramono menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp 100 miliar telah dialokasikan secara efisien. Dana tersebut tidak hanya dialokasikan untuk pembongkaran fisik tiang, namun mencakup revitalisasi menyeluruh kawasan.
“Anggaran Rp 100 miliar itu sudah termasuk dengan pembuatan selokan, penataan jalan dan pedestrian, hingga pembuatan taman,” tegas Pramono.
Melalui penataan ini, Pemprov Jakarta berkomitmen menghadirkan ruang publik yang lebih manusiawi bagi pejalan kaki (pedestrian) sekaligus mempercantik wajah ibu kota menjelang usia barunya yang ke-499 tahun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




