Disorot DPRD, Pramono Benahi Akses Jalan di Proyek Flyover Latumenten
Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Gubernur Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait dua isu yang menjadi sorotan publik dan DPRD Jakarta, yakni pembangunan flyover di kawasan Latumenten yang memicu kemacetan serta rencana pengembangan program sekolah swasta gratis di Ibu Kota.
Terkait proyek flyover di Latumenten, Pramono mengakui pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta Barat. Namun, ia tidak menampik bahwa proses konstruksi saat ini justru menimbulkan kemacetan baru.
“(Persoalan) flyover Latumenten memang kami juga menyadari tempat itu untuk mengurangi kemacetan di sana. Sekarang saya sudah minta kepada Bina Marga untuk memperluas akses supaya jalan yang ditutup itu bisa dibuka,” ujar Pramono, Kamis (26/2/2026).
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan evaluasi cepat agar dampak proyek tidak semakin membebani pengguna jalan.
“Intinya mudah-mudahan dalam waktu dekat untuk Latumenten ini flyover-nya pembangunannya tidak membuat kemacetan yang semakin parah,” kata Pramono.
Kawasan Latumenten dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas padat di Jakarta Barat karena menjadi penghubung arus kendaraan dari Grogol, Tomang, hingga arah Pluit dan Bandara Soekarno-Hatta. DPRD Jakarta sebelumnya menyoroti manajemen rekayasa lalu lintas yang dinilai belum optimal sehingga antrean kendaraan mengular saat jam sibuk.
Selain persoalan infrastruktur, Pramono juga menyinggung komitmen Pemprov dalam pengembangan kebijakan pendidikan, termasuk rencana sekolah swasta gratis. Ia menegaskan, setiap kebijakan pembangunan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat dan tidak menimbulkan beban baru.
Dengan sorotan DPRD dan perhatian publik yang terus menguat, langkah konkret Pemerintah Provinsi Jakarta dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi indikator sejauh mana evaluasi yang dijanjikan benar-benar diterapkan di lapangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




