ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Disorot DPRD, Pramono Benahi Akses Jalan di Proyek Flyover Latumenten

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17 WIB
AT
MA
Penulis: Andrew Tito | Editor: MA
Terkait proyek flyover di Latumenten, Pramono menyebut pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta Barat.
Terkait proyek flyover di Latumenten, Pramono menyebut pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta Barat. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com — Gubernur Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait dua isu yang menjadi sorotan publik dan DPRD Jakarta, yakni pembangunan flyover di kawasan Latumenten yang memicu kemacetan serta rencana pengembangan program sekolah swasta gratis di Ibu Kota.

Terkait proyek flyover di Latumenten, Pramono mengakui pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta Barat. Namun, ia tidak menampik bahwa proses konstruksi saat ini justru menimbulkan kemacetan baru.

“(Persoalan) flyover Latumenten memang kami juga menyadari tempat itu untuk mengurangi kemacetan di sana. Sekarang saya sudah minta kepada Bina Marga untuk memperluas akses supaya jalan yang ditutup itu bisa dibuka,” ujar Pramono, Kamis (26/2/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan evaluasi cepat agar dampak proyek tidak semakin membebani pengguna jalan.

“Intinya mudah-mudahan dalam waktu dekat untuk Latumenten ini flyover-nya pembangunannya tidak membuat kemacetan yang semakin parah,” kata Pramono.

Kawasan Latumenten dikenal sebagai salah satu titik lalu lintas padat di Jakarta Barat karena menjadi penghubung arus kendaraan dari Grogol, Tomang, hingga arah Pluit dan Bandara Soekarno-Hatta. DPRD Jakarta sebelumnya menyoroti manajemen rekayasa lalu lintas yang dinilai belum optimal sehingga antrean kendaraan mengular saat jam sibuk.

Selain persoalan infrastruktur, Pramono juga menyinggung komitmen Pemprov dalam pengembangan kebijakan pendidikan, termasuk rencana sekolah swasta gratis. Ia menegaskan, setiap kebijakan pembangunan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat dan tidak menimbulkan beban baru.

Dengan sorotan DPRD dan perhatian publik yang terus menguat, langkah konkret Pemerintah Provinsi Jakarta dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi indikator sejauh mana evaluasi yang dijanjikan benar-benar diterapkan di lapangan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pramono Meyakini Konser BTS Bawa Pengaruh Besar buat Jakarta

Pramono Meyakini Konser BTS Bawa Pengaruh Besar buat Jakarta

JAKARTA
Pramono Akan Gratiskan Transum hingga Lokasi Wisata pada HUT Jakarta

Pramono Akan Gratiskan Transum hingga Lokasi Wisata pada HUT Jakarta

JAKARTA
Pramono Geram dan Siap Sanksi Tegas Pelaku Perundungan Bocah di Senen

Pramono Geram dan Siap Sanksi Tegas Pelaku Perundungan Bocah di Senen

JAKARTA
Pramono Apresiasi Kolaborasi Warga dan Swasta Kelola Sampah di Jakarta

Pramono Apresiasi Kolaborasi Warga dan Swasta Kelola Sampah di Jakarta

JAKARTA
Pramono Ingin Biopori Jumbo Pondok Kelapa Ditiru Seluruh Jakarta

Pramono Ingin Biopori Jumbo Pondok Kelapa Ditiru Seluruh Jakarta

JAKARTA
Jajaran Pimpinan B-Universe Gelar Audiensi dengan Gubernur Jakarta

Jajaran Pimpinan B-Universe Gelar Audiensi dengan Gubernur Jakarta

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon