ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ratusan Mahasiswa UI Demo Mabes Polri, Ini 5 Tuntutannya

Jumat, 27 Februari 2026 | 15:02 WIB
FA
SM
Penulis: Fahri Ali | Editor: SMR
Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersiap bergerak ke Jakarta dari kampusnya di Depok, Jawa Barat untuk berunjuk rasa di Mabes Polri, Jumat (27/2/2026).
Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersiap bergerak ke Jakarta dari kampusnya di Depok, Jawa Barat untuk berunjuk rasa di Mabes Polri, Jumat (27/2/2026). (Beritasatu.com/Fahri Ali)

Depok, Beritasatu.com – Sebanyak 500 mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berunjuk rasa di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026) sore. Massa lebih dahulu berorasi di depan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Depok, Jawa Barat sebelum bergerak menuju Jakarta.

Aksi berlangsung dengan membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap institusi kepolisian. Tagar #AparatKeparat diusung sebagai simbol kekecewaan atas sejumlah kasus yang dinilai mencoreng penegakan hukum, termasuk kematian siswa MTs di Tual bernama Arianto Tawakal akibat dianiaya oleh anggota Brimob.

Lima tuntutan disampaikan dalam aksi tersebut, yakni:

1. Mendesak penjatuhan hukuman pidana yang seberat-beratnya kepada polisi pembunuh Arianto Tawakal dan segenap aparat pelaku represifitas.

2. Mendesak pencopotan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan kapolri serta Irjen Dadang Hartanto dari jabatan kapolda Maluku.

ADVERTISEMENT

3. Menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi.

4. Menuntut penegakan batasan kewenangan dan penarikan Polri dari jabatan sipil.

5. Menuntut hasil konkret reformasi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental melalui Komisi Percepatan Reformasi Polri.

Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan menilai kasus yang melibatkan aparat kepolisian terus berulang dan baru serius ditangani kalau sudah viral. 

“Sudah mulai viral, bagaimana ini? Ada kasus polisi yang selalu terlihat mencuat. Inilah mengapa kita membutuhkan informasi dari kepolisian secepatnya,” ujarnya kepada awak media.

Ia menyebut pergantian kepemimpinan di tubuh Polri tidak serta-merta menyelesaikan persoalan. Satu kasus mungkin dituntaskan, meski hukumannya dinilai belum adil, tetapi tak lama kemudian muncul kasus baru. “Seolah-olah menutup satu lubang, lalu muncul lubang lainnya,” katanya.

Mahasiswa juga menyinggung kasus penganiayaan siswa di Tual, Maluku yang disebut telah diberi sanksi. Penyelesaian satu perkara dinilai tidak menjamin kejadian serupa tidak terulang. 

Rangkaian peristiwa, mulai dari tragedi Kanjuruhan hingga kasus-kasus terbaru, dianggap menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap institusi kepolisian.

BEM UI menyatakan telah menyiapkan kajian terkait reformasi Polri. Dokumen tersebut akan disampaikan jika ada perwakilan yang menemui massa aksi di luar Mabes Polri. Salah satu poin yang disoroti ialah penegakan putusan Mahkamah Konstitusi terkait jabatan kepolisian di ranah sipil yang dinilai belum dijalankan secara konsisten.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Demo Mahasiswa di Mabes Polri, Gas Air Mata Harus Izin Kapolda

Demo Mahasiswa di Mabes Polri, Gas Air Mata Harus Izin Kapolda

JAKARTA
Demo Mahasiswa di Mabes Polri, Lalin Dialihkan secara Situasional

Demo Mahasiswa di Mabes Polri, Lalin Dialihkan secara Situasional

JAKARTA
3.093 Personel Amankan Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini

3.093 Personel Amankan Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini

JAKARTA
Demo Mahasiswa di Mabes Polri Hari Ini, Polisi Diminta Tenang

Demo Mahasiswa di Mabes Polri Hari Ini, Polisi Diminta Tenang

NASIONAL
Polisi Siagakan 938 Personel Amakan Aksi Buruh KSPI di Jakarta

Polisi Siagakan 938 Personel Amakan Aksi Buruh KSPI di Jakarta

JAKARTA
Respons Demo Buruh, Pramono Tolak Ubah UMP Jakarta Jadi Rp 5,89 Juta

Respons Demo Buruh, Pramono Tolak Ubah UMP Jakarta Jadi Rp 5,89 Juta

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT