ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pramono Minta Pemudik Lapor RT/RW sebelum Tinggalkan Jakarta

Sabtu, 7 Maret 2026 | 15:05 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Gubernur Jakarta Pramono Anung (dua dari kanan) memberi keterangan pers seusai membuka acara Festival Bedug di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).
Gubernur Jakarta Pramono Anung (dua dari kanan) memberi keterangan pers seusai membuka acara Festival Bedug di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026). (Antara/Siti Nurhaliza)

Jakarta, Beritasatu.com — Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta warga yang akan mudik saat Lebaran 2026 agar melapor kepada pengurus RT dan RW sebelum meninggalkan rumah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi tindak kejahatan, terutama pencurian pada rumah yang kosong.

Warga diminta memberi informasi kepada pengurus lingkungan agar kondisi rumah yang ditinggalkan dapat diketahui dan dipantau.

"Kami meminta kepada para pemudik sebelum pulang mereka melapor pada RT, RW setempat. Jangan sampai rumah ditinggalkan, tidak ada yang lapor," kata Pramono seusai membuka Festival Bedug di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).

ADVERTISEMENT

Pelaporan kepada pengurus lingkungan memudahkan warga sekitar ikut melakukan pengawasan selama masa mudik. Rumah yang ditinggalkan tanpa pemberitahuan berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan.

Pramono juga mengingatkan agar warga tidak langsung menyalahkan pengurus lingkungan apabila terjadi tindak kejahatan di rumah yang ditinggalkan tanpa laporan.

"Jangan sampai rumah ditinggalkan, tidak ada yang dilaporkan, kemudian terjadi pencurian, yang disalahkan adalah pemerintah pada tingkat RT, RW ataupun kelurahan," jelasnya dikutip dari Antara.

Pemprov Jakarta memastikan pelayanan publik tetap berjalan meskipun sebagian aparatur sipil negara (ASN) akan menerapkan skema kerja fleksibel.

Kebijakan bekerja dari mana saja atau work from everywhere (WFE) bagi aparatur sipil negara akan mulai diberlakukan dalam waktu dekat. Sistem pelayanan telah disiapkan agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan pemerintah tanpa perubahan.

"Walaupun mulai minggu depan sudah ada WFE, tetapi untuk pelayanan publik di Jakarta sudah kami persiapkan sehingga tidak ada perubahan apa pun," ujarnya.

Pramono juga mengimbau warga yang akan mudik memastikan rumah terkunci dengan baik serta berkoordinasi dengan tetangga selama rumah ditinggalkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Travoy Hadirkan Mudik Ramah bagi Ibu dan Balita

Travoy Hadirkan Mudik Ramah bagi Ibu dan Balita

NASIONAL
Demi Menyusui Buah Hati, Patricia pun Jadi Navigator dengan Travoy

Demi Menyusui Buah Hati, Patricia pun Jadi Navigator dengan Travoy

NASIONAL
Anggota DPR Ungkap Titik Lemah Mudik 2026

Anggota DPR Ungkap Titik Lemah Mudik 2026

NASIONAL
Naik 2,53 Persen dari 2025, Mudik Lebaran 2026 Tembus 147,5 Juta

Naik 2,53 Persen dari 2025, Mudik Lebaran 2026 Tembus 147,5 Juta

NASIONAL
Survei: Kepuasan Mudik Lebaran 2026 Tembus 80,8 Persen

Survei: Kepuasan Mudik Lebaran 2026 Tembus 80,8 Persen

NASIONAL
Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon