ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Api Berlanjut Tahun Ini

Senin, 13 April 2026 | 23:40 WIB
EM
H
Penulis: Erfan Maruf | Editor: HE
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan proyek elektrifikasi sejumlah jalur kereta api di Indonesia masih terus berjalan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan proyek elektrifikasi sejumlah jalur kereta api di Indonesia masih terus berjalan. (KAI Commuter Line/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan proyek elektrifikasi sejumlah jalur kereta api di Indonesia masih terus berjalan. Pemerintah menargetkan proyek tersebut mulai dibangun tahun ini sebagai bagian dari pengembangan transportasi massal nasional.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan, elektrifikasi akan dilakukan di tiga rute wilayah Jabodetabek serta satu rute di Bandung Raya.

Adapun rute Jabodetabek yang masuk program elektrifikasi meliputi Cikarang–Cikampek dan Bogor–Sukabumi. Sementara di wilayah Bandung Raya, proyek akan menyasar jalur Padalarang–Cicalengka.

ADVERTISEMENT

"Elektrifikasi jalur KRL, kita tetap jalankan. Kami dengan KAI (PT Kereta Api Indonesia). Tidak hanya yang di Bandung Raya (Padalarang-Cicalengka), ada juga di Cikarang-Cikampek dan Bogor-Sukabumi. Itu yang menjadi program utama kita untuk elektrifikasi jalur kereta api," kata Dudy seusai rapat kerja bersama Komisi V DPR, Senin (13/4/2026).

Selain pembangunan elektrifikasi baru, Kemenhub juga melakukan peningkatan infrastruktur pada jalur yang sudah menggunakan KRL, seperti Tanah Abang–Rangkasbitung. Peningkatan tersebut mencakup sistem persinyalan dan penambahan kapasitas gardu listrik untuk mendukung operasional KRL dengan rangkaian lebih panjang hingga 12 kereta (SF 12) serta memperpendek waktu tunggu atau headway.

"Ada juga Tanah Abang-Rangkasbitung, tetapi kan di sana sudah pakai KRL ya, jadi peningkatan persinyalan dan kapasitas gardu listrik," jelasnya.

Dudy menambahkan, elektrifikasi hingga Serang dan Merak belum menjadi prioritas pada tahun ini. Namun, pemerintah akan mempercepat pengembangan elektrifikasi di koridor timur Jakarta.

Menurutnya, proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat sistem transportasi massal dan meningkatkan konektivitas wilayah penyangga ibu kota.

Ia menilai pengembangan jalur Cikarang–Cikampek akan memberikan dampak besar terhadap mobilitas masyarakat di kawasan industri timur Jakarta.

"Pergerakannya bisa membantu masyarakat yang berada di Cikampek, khususnya dari Cikarang dan Cikampek. Dan itu juga akan membantu wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi lebih tersebar," kata Dudy.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon