Libur Natal dan Tahun Baru, 8,3 Juta Orang Bepergian dengan Angkutan Umum
Minggu, 1 Januari 2023 | 16:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 8,3 juta atau tepatnya 8.316.131 orang bepergian dengan angkutan umum pada masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 atau Nataru.
Jumlah ini merupakan angka kumulatif penumpang di semua moda transportasi umum yang dihitung selama 12 hari masa pemantauan yaitu mulai Senin (19/12/2022) sampai dengan Jumat (30/12/2022).
"Jumlah ini meningkat 41,59% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yaitu sebanyak 4.857.432 penumpang," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dikutip Minggu (1/1/2023).
Jumlah kumulatif penumpang tertinggi adalah penumpang angkutan udara sebanyak 2.425.613 penumpang atau meningkat 31,97% dari periode yang sama pada 2021. Diikuti angkutan jalan sebanyak 1.779.764 penumpang atau meningkat 41,28%, angkutan penyeberangan sebanyak 1.659.773 penumpang atau meningkat 36,22%, angkutan kereta api sebanyak 1.582.528 penumpang atau meningkat 64,14%, dan angkutan laut sebanyak 684.529 penumpang atau naik 26,42%.
"Berdasarkan data sementara, puncak pergerakan penumpang angkutan umum pada masa libur Nataru tahun ini terjadi pada 23 Desember 2022, yaitu sebanyak 769.382 penumpang untuk semua moda transportasi," ungkap Adita.
Sedangkan, jumlah penumpang tertinggi harian untuk angkutan jalan terjadi pada 26 Desember 2022 sebanyak 171.567 penumpang. Untuk angkutan penyeberangan mencapai jumlah tertinggi pada 24 Desember 2022 dengan sebanyak 165.503 penumpang.
Jumlah penumpang angkutan udara tertinggi tercatat pada 23 Desember 2022 dengan sebanyak 244.717 penumpang yang berangkat, angkutan laut (tertinggi pada 21 Desember 2022 sebanyak 69.287 penumpang), dan angkutan kereta api (tertinggi pada 23 Desember 2022 sebanyak 156.990 penumpang).
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga (Persero) di empat Gerbang Tol Utama, hingga Jumat (30/12/2022), pergerakan kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek masih cukup tinggi. Mulai 29 Desember sampai dengan 30 Desember 2022, tercatat sebanyak total 348.952 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek. Jumlah ini masih tinggi 16,94% jika dibandingkan dengan lalu lintas normal.
"Dengan adanya gangguan cuaca ekstrem yang terjadi di akhir tahun hingga awal Januari 2023, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati. Kami sarankan untuk menunda bepergian jika cuaca tidak bersahabat, dan jika tetap harus bepergian agar menyiapkan diri dengan baik untuk mengantisipasi terjadinya gangguan perjalanan akibat cuaca buruk, seperti penundaan atau pembatalan perjalanan, dan lain-lain," kata Adita.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




