Bursa AS Terkoreksi, Kenaikan 6 Hari Dow Jones Terhenti
Selasa, 31 Januari 2023 | 06:17 WIB
New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street termasuk Dow Jones diperdagangkan melemah pada Senin (30/1/2023), menghentikan reli Januari karena investor bersiap menghadapi minggu tersibuk musim pendapatan dan kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Dow Jones Industrial Average turun 260,99 poin atau 0,77% menjadi 33.717,09, S&P 500 hilang 1,3% menjadi 4.017,77 dan Komposit Nasdaq ambles 1,96% menjadi 11.393,81.
Saham teknologi informasi dan layanan komunikasi menjadi penghambat terbesar pergerakan S&P 500. Saham-saham teknologi besar seperti Meta Platforms dan Alfabet masing-masing ambles sekitar 3% dan 2,5%. Saham semikonduktor perangkat mikro juga turun 3,9%.
Sementara saham Ford turun hampir 2,9% setelah produsen mobil AS itu mengatakan akan memotong harga dan meningkatkan produksi crossover listrik Mustang Mach-E, menyusul pengumuman serupa dari Tesla.
Namun S&P 500 menuju kinerja terbaik Januari sejak 2019 ketika naik hampir 8%. Sepanjang 2023, S&P 500 naik 4,6% menyusul kerugian 19% tahun 2022. Namun, ada beberapa ujian minggu ini untuk mencapai reli 2023.
Sekitar 20% dari S&P 500 akan melaporkan pendapatan minggu ini, seperti McDonald's dan General Motors pada Selasa (31/1/2023). Adapun raksasa teknologi Apple, Meta, Amazon, dan Alfabet akan merilis laporan kinerja akhir pekan ini.
Komite Pasar Terbuka Federal bertemu pada Selasa dan Rabu (1/2/2023). The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga 0,25 poin persentase. Investor akan mencari petunjuk seberapa tinggi suku bunga yang akan diambil bank sentral dalam perang melawan inflasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




