ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

The Fed Isyaratkan 3 Kali Penurunan Suku Bunga di Tengah Lonjakan Inflasi

Kamis, 21 Maret 2024 | 06:30 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Ketua Dewan Federal Reserve Jerome Powell berbicara saat konferensi pers di Washington, Rabu, 20 Maret 2024.
Ketua Dewan Federal Reserve Jerome Powell berbicara saat konferensi pers di Washington, Rabu, 20 Maret 2024. (AP Photo/Susan Walsh)

Jakarta, Beritasatu.com - Pejabat The Federal Reserve (The Fed) telah memberi isyarat mereka masih mempertimbangkan untuk memangkas suku bunga hingga tiga kali pada 2024. Hal ini memicu reli di Wall Street, meskipun ada tanda-tanda bahwa inflasi tetap tinggi pada awal tahun ini.

Pada Februari 2024, inflasi di Amerika Serikat (AS) mencapai 3,2% year on year (yoy). Sementara itu, The Fed baru saja mengumumkan suku bunga acuan dipertahankan di level 5,25-5,50% untuk kelima kalinya secara beruntun. 

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan lonjakan inflasi yang terjadi pada Januari dan Februari tidak mengubah pandangan The Fed terhadap perekonomian. Bank sentral masih memperkirakan penurunan inflasi secara bertahap menuju target 2%.

ADVERTISEMENT

"Data Januari dan Februari belum benar-benar mengubah keseluruhan cerita, yaitu inflasi bergerak turun secara bertahap melalui jalur yang terkadang bergelombang menuju 2%,” kata Jerome, dilansir dari AP, Kamis (21/3/2024).

Sementra itu, para ekonom melihat bahwa pemotongan suku bunga, jika dilakukan, akan membantu menurunkan biaya pinjaman untuk rumah, mobil, dan bisnis. Hal ini juga dapat memberikan dorongan bagi upaya kembali terpilihnya Presiden Joe Biden, yang sedang dihadapkan pada kekhawatiran akan harga yang lebih tinggi.

Meskipun The Fed melakukan beberapa penyesuaian kecil dalam proyeksinya, mereka masih memperkirakan penurunan suku bunga hanya tiga kali pada 2025, turun dari empat kali yang diantisipasi sebelumnya. Ini mungkin disebabkan oleh ekspektasi inflasi inti yang lebih tinggi daripada yang diproyeksikan sebelumnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Harga Emas Berpeluang Naik Ditopang Bejibun Sentimen Global

Harga Emas Berpeluang Naik Ditopang Bejibun Sentimen Global

EKONOMI
Rupiah Kembali Ditutup Melemah ke Rp 17.382 Tertekan 2 Sentimen

Rupiah Kembali Ditutup Melemah ke Rp 17.382 Tertekan 2 Sentimen

EKONOMI
Rupiah Sentuh Level Terburuk, Ekonom Minta BI Lebih Hawkish

Rupiah Sentuh Level Terburuk, Ekonom Minta BI Lebih Hawkish

EKONOMI
The Fed Tahan Suku Bunga, Dunia Bersiap Hadapi Volatilitas Baru

The Fed Tahan Suku Bunga, Dunia Bersiap Hadapi Volatilitas Baru

EKONOMI
Penahanan Suku Bunga The Fed Picu Volatilitas Global

Penahanan Suku Bunga The Fed Picu Volatilitas Global

EKONOMI
Bursa Asia Melemah Tertekan Lonjakan Minyak dan Sikap The Fed

Bursa Asia Melemah Tertekan Lonjakan Minyak dan Sikap The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon