Komentar The Fed Bawa Wall Street Melonjak
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 08:15 WIB
New York, Beritasatu.com - Indeks-indeks utama Wall Street ditutup menguat dengan saham unggulan Dow Jones mencapai rekor penutupan tertinggi, karena komentar Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell.
Komentarnya membuka jalan bagi potensi penurunan suku bunga pada pertemuan The Fed September, meskipun Powell menekankan pentingnya data ketenagakerjaan dan inflasi yang akan dirilis sebelum tanggal tersebut.
"Powell melakukan apa yang paling baik dilakukan bank sentral di Jackson Hole, ia tetap membuka pintu. Penurunan suku bunga pada September akan meyakinkan rumah tangga dan bisnis bahwa bank sentral tidak tinggal diam,” kata kepala eksekutif deVere Group, Nigel Green, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (23/8/2025).
Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 846,24 poin, atau 1,89% menjadi 45.631,74, melampaui rekor penutupannya pada 4 Desember 2024. Indeks S&P 500 (SPX) naik 96,74 poin, atau 1,52% menjadi 6.466,91, dan Nasdaq Composite (IXIC), naik 396,22 poin atau 1,88% menjadi 21.496,54.
Sepuluh dari 11 subsektor S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi, dengan sektor konsumen diskresioner (SPLRCD), menjadi yang paling menguat, naik 3,18%. Philadelphia SE Semiconductor Index (SOX) melonjak 2,7%, sementara sebagian besar saham megacap juga melonjak. Tesla (TSLA.O) memimpin kenaikan sebesar 6,2%.
Di antara saham-saham unggulan lainnya, Intel naik 5,5% karena Gedung Putih diperkirakan akan mengumumkan akuisisi 10% saham perusahaan tersebut. Coinbase (COIN.O) juga melonjak 6,5% karena investor memborong saham-saham terkait kripto setelah pidato Powell.
Saham yang naik melebihi saham yang turun dengan rasio 9,43 banding 1 di NYSE. Terdapat 590 titik tertinggi baru dan 42 titik terendah baru di NYSE.
S&P 500 mencatat 37 titik tertinggi baru dan tidak ada titik terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatat 166 titik tertinggi baru dan 47 titik terendah baru.
Volume perdagangan di bursa AS mencapai 17,93 miliar lembar saham, dibandingkan dengan rata-rata 20 hari perdagangan terakhir sebesar 17,08 miliar lembar saham.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




