ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Zulhas Ungkap Mandat Prabowo Percepat Program Sektor Pangan

Selasa, 9 September 2025 | 23:35 WIB
MF
MK
Penulis: Muhammad Farhan | Editor: MBK
Zulkifli Hasan.
Zulkifli Hasan. (Beritasatu.com/Sulthony Hasanuddin)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pelaksanaan seluruh program strategis, khususnya di sektor pangan.

Hal itu diungkap Zulhas seusai mengikuti rapat terbatas bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

“Arahan beliau semua program harus dipercepat pelaksanaannya, tidak boleh ada hambatan dengan alasan administratif. Misalnya soal pangan, apa pun harus segera dilaksanakan,” ujar Zulhas.

Menurutnya, ada dua strategi utama dalam penguatan sektor pangan. Pertama, optimalisasi produksi yang sudah berjalan. Kedua, pembangunan lahan baru seperti di Wanan, Sumatera Selatan, maupun di Kalimantan.

ADVERTISEMENT

“Di Wanan tadi, sudah dibangun jalan dan pelabuhan hampir selesai. Kita akan segera menuntaskan persoalan tata ruang agar percepatan perubahan fungsi kawasan bisa dilakukan,” jelasnya.

Zulhas juga menyebut Prabowo menargetkan percepatan pengoperasian Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Pemerintah menargetkan lebih dari 80.000 koperasi tersebut dapat beroperasi penuh pada akhir 2025.

Selain itu, program pengembangan 100 desa nelayan menjadi prioritas pada 2025. Di sektor perikanan, Zulhas menyebut Menteri Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 20.000 hektare tambak tahun depan dari total target 70.000 hektare.

“Tambak itu juga diminta untuk dipercepat. Tahun ini dan tahun depan harus bisa diselesaikan 20.000 hektare dulu,” katanya.

Ia menambahkan, percepatan program pangan bukan hanya terkait penyediaan karbohidrat, tetapi juga protein.

Lebih lanjut, Zulhas menegaskan kehadiran Menteri Keuangan Purbaya dalam rapat tersebut penting agar program lintas kementerian bisa selaras, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran.

“Dengan hadirnya Menteri Keuangan, semua program bisa langsung didengar dan disinkronkan, sehingga percepatan pelaksanaannya lebih optimal,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Impor Capai 90 Persen, Prabowo Perintahkan Swasembada Bawang Putih

Impor Capai 90 Persen, Prabowo Perintahkan Swasembada Bawang Putih

EKONOMI
Menko Hanif Ingin Indonesia Lepas Ketergantungan Susu Impor

Menko Hanif Ingin Indonesia Lepas Ketergantungan Susu Impor

EKONOMI
Pemerintah Kaji Gula Masuk Bantuan Pangan

Pemerintah Kaji Gula Masuk Bantuan Pangan

EKONOMI
Mentan: Harga Beli Telur di Peternak Wajib Rp 26.500

Mentan: Harga Beli Telur di Peternak Wajib Rp 26.500

EKONOMI
Amran Alokasikan Rp 5 Triliun untuk Pertanian Modern

Amran Alokasikan Rp 5 Triliun untuk Pertanian Modern

EKONOMI
BPK Dukung Bulog Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Swasembada dan Tata Kelola Akuntabel

BPK Dukung Bulog Wujudkan Ketahanan Pangan melalui Swasembada dan Tata Kelola Akuntabel

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon