Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Berakhir Mixed
Sabtu, 13 September 2025 | 08:20 WIB
New York, Beritasatu.com - Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi dalam sesi perdagangan yang mixed. Saham sektor teknologi membantu pergerakan Nasdaq, dengan saham Microsoft memimpin penguatan.
Selain Microsoft, saham Tesla serta teknologi lainnya yang menguat, membuat Nasdaq melanjutkan reli di sesi sebelumnya yang membuat ketiga indeks mencapai rekor tertinggi.
Indeks S&P 500 turun 0,05% dan mengakhiri sesi pada 6.584,29 poin. Nasdaq naik 0,45% menjadi 22.141,10, sementara indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,59% menjadi 45.834,22 poin.
Tujuh dari 11 indeks sektor S&P 500 melemah, dipimpin oleh sektor perawatan kesehatan (SPXHC), yang turun 1,13%, diikuti oleh penurunan 0,97% pada sektor material (SPLRCM).
Investor sangat fokus pada pertemuan The Fed minggu depan. Para pedagang memperkirakan bank sentral akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin setelah data terbaru menunjukkan pelemahan yang berkepanjangan dan meredanya kekhawatiran inflasi.
"Karena kita mengalami lonjakan yang bagus di pasar saham kemarin, investor pada dasarnya sedang mengatur napas. Sebenarnya tidak akan ada data antara sekarang dan minggu depan. Ini semacam sikap menunggu dan melihat,” kata kepala strategi investasi CFRA Research, Sam Stovall, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (13/9/2025).
Saham Microsoft (MSFT.O) naik 1,8% setelah raksasa teknologi tersebut menghindari kemungkinan denda antimonopoli Uni Eropa dengan menawarkan potongan harga kepada pelanggan untuk produk Office, kecuali Teams.
Saham Tesla (TSLA.O) melonjak 7,4% setelah ketua dewan direksi Robyn Denholm menepis kekhawatiran bahwa aktivitas politik CEO Elon Musk telah merugikan penjualan produsen kendaraan listrik tersebut. Dengan lonjakan saham hari Jumat, saham Tesla tetap turun 2% pada tahun 2025.
Untuk minggu ini, S&P 500 naik 1,6%, Dow Jones naik hampir 1%, dan Nasdaq naik 2%, didorong oleh kebangkitan perdagangan kecerdasan buatan, setelah raksasa komputasi awan Oracle (ORCL.N) merilis target penjualan mereka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




