Wall Street Menguat, Catat Kenaikan Kuartalan meski Shutdown Mengintai
Rabu, 1 Oktober 2025 | 08:30 WIB
New York, Beritasatu.com - Tiga indeks utama Wall Street menutup perdagangan Selasa (30/9/2025) di zona hijau, mencatatkan kenaikan bulanan dan kuartalan meski bayang-bayang penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS) semakin dekat.
Melansir Reuters, Rabu (1/10/2025), indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,18% menjadi 46.397,89, S&P 500 menguat 0,41% ke 6.688,46, sementara Nasdaq Composite bertambah 0,31% ke 22.660,01.
Pencapaian ini menandai kenaikan kuartalan kedua berturut-turut. S&P 500 dan Dow Jones juga meraih kenaikan bulanan kelima beruntun, sedangkan Nasdaq mencatat enam bulan berturut-turut berada di zona hijau.
Untuk bulan September, S&P 500 tumbuh 3,53% dan jadi kenaikan September terbesar sejak 2010. Sementara Nasdaq naik 5,61% dan Dow bertambah 1,87%. Sepanjang kuartal III, Nasdaq melonjak 11,24%, Dow naik 5,22%, dan S&P 500 menguat 7,79%.
Sektor kesehatan menjadi motor penguatan dengan lonjakan 2,45%. Saham Pfizer melonjak 6,8% setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemangkasan harga obat resep dalam program Medicaid dan kesepakatan harga istimewa untuk obat baru.
Sebaliknya, sektor penerbangan tertekan akibat kekhawatiran shutdown, dengan saham Southwest Airlines turun 2,6% dan United Airlines melemah 2,2%.
Ancaman penutupan pemerintah membuat investor berhati-hati. Trump memperingatkan bahwa kebuntuan anggaran akan memaksa pemerintah menutup sejumlah program penting. Jika shutdown terjadi, publik tidak akan mendapatkan data ekonomi penting, termasuk laporan ketenagakerjaan mingguan.
Kepala Strategi Investasi Janney Montgomery Scott Mark Luschini menyebut pasar sedang berada dalam kondisi seimbang dan bisa berubah cepat. "Kombinasi penguatan sektor defensif dan siklikal mencerminkan masih lemahnya keyakinan arah pasar," ucap dia.
Di luar indeks besar, saham Wolfspeed melesat 29% setelah keluar dari kebangkrutan, sedangkan Firefly Aerospace anjlok 20,7% setelah kegagalan uji coba roket Alpha. Sementara itu, Lamb Weston naik 4,3% setelah kinerja kuartalan yang melampaui ekspektasi analis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




