Inflasi Sumut 5,32 Persen, Kemendagri Minta Kepala Daerah Bertindak
Senin, 6 Oktober 2025 | 11:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyoroti lonjakan inflasi di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera yang kini menjadi penyumbang tertinggi secara nasional.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir meminta para kepala daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh untuk menekan kenaikan harga di daerah masing-masing.
“Provinsi Sumatera Utara 5,32%, provinsi Riau 5,08%, provinsi Aceh 4,45%, Sumatera Barat 4,22%,” kata Tomsi dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah, di Jakarta, Senin (6/10/2025).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilampirkan, Sumatera Utara menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di Indonesia, menembus level 5,32% (year on year/yoy), jauh di atas rata-rata nasional. Disusul Riau sebesar 5,08% (yoy), Aceh 4,45% (yoy), dan Sumatera Barat 4,22% (yoy).
Tomsi menegaskan kenaikan inflasi di atas 5% bukan lagi hal sepele, melainkan sinyal bahaya yang harus segera direspons oleh pemerintah daerah.
Ia meminta para kepala daerah tidak menganggap enteng persoalan ini, karena inflasi yang tinggi dapat langsung menekan daya beli masyarakat dan menghambat laju pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kenaikan inflasi di atas 5% merupakan sinyal serius bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak,” tegasnya.
Tomsi juga meminta kepada seluruh kepala daerah di wilayah dengan inflasi tinggi untuk memperkuat koordinasi dengan dinas perdagangan, para pelaku pasar, dan distributor guna memastikan pasokan barang tetap lancar dan harga bisa dikendalikan.
Ia juga menekankan pentingnya intervensi langsung di lapangan, terutama untuk memastikan tidak ada penimbunan barang kebutuhan pokok.
“Yang menjadi permasalahan hanya sedikit provinsi, hanya sedikit kota dan kabupaten yang inflasinya tinggi. Oleh sebab itu, kepala daerah di wilayah merah ini harus bekerja keras. Karena daerah lain bisa menekan inflasi, mestinya mereka juga bisa,” tegas Tomsi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




