Prabowo Serahkan 6 Smelter Rampasan Negara ke PT Timah
Senin, 6 Oktober 2025 | 13:10 WIB
Pangkalpinang, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan enam unit smelter beserta sejumlah barang hasil rampasan negara dari kasus tambang ilegal kepada PT Timah Tbk.
Penyerahan tersebut dilakukan di smelter PT Tinindo Intinusa di Jalan Ketapang, Pangkalpinang. Presiden Prabowo Subianto mengatakan praktik tambang ilegal ini telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 300 triliun.
“Seluruh aset yang diambil secara melawan hukum harus dikembalikan kepada negara dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” kata Presiden Prabowo Subianto, Senin siang (6/10/2025).
Aset rampasan negara yang diserahkan meliputi enam smelter, 195 alat berat, 22 bidang tanah, dan satu mess, dengan total nilai aset mencapai Rp 1,5 triliun.
Penyerahan aset ini merupakan hasil penindakan terhadap sejumlah perusahaan swasta yang terbukti melakukan penambangan tanpa izin di kawasan milik PT Timah serta menyebabkan kerusakan lingkungan secara berlebihan.
“Pemerintah berkomitmen memperkuat pengawasan dan reformasi tata kelola sektor pertambangan nasional agar lebih transparan dan berkeadilan,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau langsung aset rampasan negara yang telah melalui proses hukum. Selanjutnya, Jaksa Agung secara simbolis menyerahkan aset kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk kemudian diteruskan kepada PT Timah Tbk melalui CEO Danantara dan Direktur Utama PT Timah Tbk.
Usai kegiatan di PT Tinindo Intinusa, Presiden bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke PT Timah Tbk, didampingi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) serta sejumlah pejabat terkait.
Sebagai penutup acara, Presiden Prabowo menyampaikan arahan mengenai pentingnya tata kelola sumber daya alam yang transparan dan berkeadilan, serta penguatan sinergi lintas lembaga dalam menjaga kedaulatan ekonomi nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




