ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pastikan Rp200 Triliun Terserap, Purbaya Lanjut Sidak ke Bank Mandiri

Senin, 6 Oktober 2025 | 19:52 WIB
AH
MK
Penulis: Akmalal Hamdhi | Editor: MBK
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melanjutkan inspeksi mendadak ke bank Himbara penyalur dana Rp 200 triliun. Kali ini, giliran Bank Mandiri yang dikunjungi oleh Menkeu Purbaya.

Dalam unggahan akun TikTok resminya, @purbayayudhis, Purbaya tampak berkunjung ke Mandiri Club di Jakarta Selatan bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, pada Senin (6/10/2025) pagi. Kedatangan Menkeu disambut oleh Direktur Utama Bank Mandiri Ridhuan beserta jajaran direksi, kemudian dilanjutkan dengan rapat internal.

“Biasa kita kasih apa semacam sidak lah dadakan, mereka enggak tahu. Baru tahu pagi tadi kali pas saya mau masuk, saya mau datang ke sana,” ungkap Purbaya dalam akun TikTok miliknya yang dikelola oleh staf pribadi tersebut.

ADVERTISEMENT

Purbaya menuturkan, Bank Mandiri tampak lebih siap dibandingkan BNI dalam menghadapi sidak tersebut. Ia berseloroh, mungkin pihak Mandiri sudah sempat “mencium” rencana kedatangannya. “Tapi menarik sih diskusinya Mandiri, mereka lebih siap daripada BNI, mungkin siap-siap kan cari bocoran, jadi mereka siap-siap,” imbuh Menkeu.

Meski begitu, ia mengapresiasi kesiapan dan kinerja bank pelat merah itu dalam menyalurkan dana pemerintah dengan porsi Rp 55 triliun. Bank Mandiri sudah menyalurkan sekitar 70% dari dana tersebut dan bahkan meminta tambahan dana.

Ia menambahkan, Bank Mandiri berencana menyalurkan tambahan dana ke sektor properti dan otomotif. “Mungkin mereka (Mandiri) minta lagi ada tambahan yang disalurkan ke sektor yang lain, mungkin ke properti dan otomotif,” sambungnya.

Lebih lanjut, Purbaya menyebut dampak penempatan dana pemerintah tersebut sudah mulai terasa di perekonomian. Kredit Bank Mandiri diungkapkan tercatat tumbuh dari 8% menjadi hampir 11%.

“Belum penuh satu bulan kan? (Penempatan dana tersebut) ini sinyal positif, artinya kira-kira stimulus saya akan jalan ke ekonomi. Jadi saya positif kuartal keempat ekonomi akan tumbuh 5,5%,” ujarnya optimistis.

Untuk diketahui, pemerintah melalui Kementerian Keuangan menempatkan dana Rp 200 triliun di bank-bank Himbara mulai Jumat (12/9/2025). Dari total dana tersebut, Bank Mandiri, BNI, dan BRI masing-masing menerima Rp 55 triliun, BTN Rp 25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp 10 triliun.

Purbaya menegaskan, sidak akan terus dilakukan secara acak untuk memastikan penyaluran dana berjalan efektif dan tidak disalahgunakan. Tujuannya untuk memantau penyaluran dana Rp 200 triliun dan memastikan bank tidak membeli dolar, karena bisa melemahkan nilai tukar rupiah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Anggota Lembaga Pengelola Investasi

Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Anggota Lembaga Pengelola Investasi

EKONOMI
Purbaya: Pemerintah Masih Punya SAL Rp 420 Triliun

Purbaya: Pemerintah Masih Punya SAL Rp 420 Triliun

EKONOMI
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Yakin Defisit di Bawah 3 Persen

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Yakin Defisit di Bawah 3 Persen

EKONOMI
Harga Pertamax Belum Naik, Purbaya Sebut Beban Ditanggung Pertamina

Harga Pertamax Belum Naik, Purbaya Sebut Beban Ditanggung Pertamina

EKONOMI
Tahan Harga BBM, Purbaya Ungkap Negara Nombok Rp 100 T untuk Subsidi

Tahan Harga BBM, Purbaya Ungkap Negara Nombok Rp 100 T untuk Subsidi

EKONOMI
Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman meski Harga Minyak Dunia US$ 100

Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman meski Harga Minyak Dunia US$ 100

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT