ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ancaman Berkali-kali Menkeu Purbaya Soal Pembekuan Bea Cukai

Selasa, 9 Desember 2025 | 20:13 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Thomas AM Djiwandono (kiri) dan Suahasil Nazara (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) didampingi Wakil Menteri Keuangan Thomas AM Djiwandono (kiri) dan Suahasil Nazara (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Selain itu, pemerintah memperbarui peralatan pemindai (scanner) yang telah ditempatkan di pelabuhan besar seperti Tanjung Priok, Tanjung Perak, Semarang, dan Belawan.

Ke depan, seluruh hasil pemindaian akan terkoneksi langsung dengan pusat agar keputusan tidak lagi dibuat di daerah.

Ia memastikan pemerintah telah mengeluarkan sumber daya besar untuk memperbaiki tata kelola Bea Cukai. Meski praktik penyimpangan tak mungkin hilang sepenuhnya, Purbaya berharap angkanya bisa ditekan drastis.

ADVERTISEMENT

Respons Bea Cukai: Janji Berbenah

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama berkomitmen memperbaiki pelayanan, pengawasan, dan budaya kerja.

“Yang pasti, Bea Cukai ke depan akan berupaya untuk lebih baik,” katanya beberapa waktu lalu.

Djaka menyebut berbagai upaya tengah dilakukan, termasuk pemanfaatan artificial intelligence untuk mendeteksi praktik under invoicing. Ia menyatakan optimistis pembenahan dapat dilakukan dalam satu tahun.

Pengawasan Pelabuhan Diperketat

Purbaya menegaskan dirinya akan lebih sering meninjau pelabuhan untuk memastikan reformasi berjalan.

“Saya akan sering datang ke pelabuhan untuk memastikan mereka enggak main-main lagi,” tegasnya.

Salah satu langkah yang akan diterapkan adalah penggunaan mesin pencacah rokok mulai awal 2026 guna memonitor keaslian cukai.

Purbaya mengatakan, seluruh langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menetapkan standar baru bagi kinerja Bea Cukai.

Perbaikan SDM, peralatan, dan citra institusi disebut sebagai tahapan yang tidak dapat ditunda lagi, terutama untuk menghilangkan stigma bahwa Bea Cukai identik dengan pungutan liar.


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Manuver Bea Cukai setelah Berkali-kali Diancam Menkeu Purbaya

Manuver Bea Cukai setelah Berkali-kali Diancam Menkeu Purbaya

EKONOMI
Purbaya Kembali Singgung SGS untuk Ambil Alih Tugas Bea Cukai

Purbaya Kembali Singgung SGS untuk Ambil Alih Tugas Bea Cukai

EKONOMI
Ancaman Purbaya: SGS dan Reformasi Bea Cukai Era Soeharto

Ancaman Purbaya: SGS dan Reformasi Bea Cukai Era Soeharto

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon