Ultimatum Bea Cukai, Purbaya Tak Ingin Kejadian Orde Baru Terulang
Kamis, 11 Desember 2025 | 21:38 WIB
Temuan itu, menurut Purbaya, hanya salah satu contoh kecil dari berbagai praktik underinvoicing dan pelanggaran yang dilakukan oleh para pegawai Bea Cukai.
Purbaya juga menyoroti masih lemahnya pengawasan di sejumlah pelabuhan yang membuat barang-barang dari China mudah masuk tanpa pemeriksaan memadai. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh kalah dalam menjaga kedaulatan ekonominya.
“Saya bilang gini, enggak ada sejarahnya Indonesia kalah sama China. Kublai Khan saja kita kalahin. Itu sejarahnya kita memang lebih licik. Masa lupa liciknya,” ujarnya disambut tawa peserta forum.
Karena itu, ia menegaskan bahwa penguatan pengawasan Bea Cukai akan menjadi fokus utama pemerintah dalam satu tahun ke depan. Targetnya jelas, tidak ada lagi barang selundupan yang lolos melalui celah manipulasi harga atau kelemahan sistem kepabeanan.
“Setahun ke depan, saya akan betulin Bea Cukai sehingga enggak ada barang-barang selundupan dari China yang ilegal,” tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




