ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Antisipasi Konflik Venezuela, ESDM Tingkatkan Cadangan Minyak

Selasa, 6 Januari 2026 | 14:33 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi pengolahan minyak mentah di dalam negeri
Ilustrasi pengolahan minyak mentah di dalam negeri (Kementerian ESDM)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan peningkatan produksi minyak nasional menjadi salah satu langkah antisipasi Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik global, termasuk gejolak politik yang terjadi di Venezuela.

Juru bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menjelaskan, pemerintah terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan cadangan strategis minyak serta optimalisasi produksi dalam negeri.

“Sebagai antisipasi, kami terus meningkatkan cadangan strategis minyak nasional, optimalisasi produksi,” ujar Dwi Anggia dilansir dari Antara, Selasa (6/1/2026).

Upaya peningkatan produksi minyak nasional dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi dan teknik produksi, seperti fracking, enhanced oil recovery (EOR), serta horizontal drilling guna mendongkrak tingkat produksi.

ADVERTISEMENT

Selain itu, pemerintah juga menawarkan berbagai insentif untuk menarik minat investor hulu migas, antara lain melalui reformasi fiskal, percepatan proses perizinan, serta peningkatan investasi eksplorasi di wilayah frontier.

Pemerintah juga mendorong peningkatan produksi minyak dengan melakukan reaktivasi sekitar 4.500 sumur minyak idle yang tersebar di sejumlah wilayah. “Kondisi ini (situasi Venezuela) terus dipantau,” ucap Anggia.

Sekadar informasi, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) menegaskan bahwa aset minyak milik mereka di Venezuela tidak terdampak menyusul serangan Amerika Serikat (AS) ke negara tersebut.

PIEP menguasai 71,09% saham perusahaan minyak dan gas asal Prancis, Maurel & Prom (M&P), yang memiliki aset di Venezuela. PIEP terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pekerja serta memastikan operasional tetap berjalan normal. PIEP selama ini aktif mengakuisisi dan mengelola lapangan migas di berbagai negara untuk mendukung kebutuhan energi domestik sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Hingga kini, Pertamina memiliki aset migas di 11 negara, antara lain Aljazair, Malaysia, Irak, Prancis, Italia, Tanzania, Gabon, Nigeria, Kolombia, Angola, dan Venezuela.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Trump Klaim Bos Geng Kriminal Venezuela Tewas dalam Serangan AS

Trump Klaim Bos Geng Kriminal Venezuela Tewas dalam Serangan AS

INTERNASIONAL
Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

Unggah Peta Venezuela, Trump Masih Ambisius Kuasai Caracas?

INTERNASIONAL
Bendera AS Berkibar Lagi di Venezuela setelah Absen 7 Tahun

Bendera AS Berkibar Lagi di Venezuela setelah Absen 7 Tahun

INTERNASIONAL
Pengacara Sebut AS Hambat Pembayaran Biaya Hukum Nicolas Maduro

Pengacara Sebut AS Hambat Pembayaran Biaya Hukum Nicolas Maduro

INTERNASIONAL
AS Buka Kembali Hubungan Diplomatik dengan Venezuela setelah 7 Tahun

AS Buka Kembali Hubungan Diplomatik dengan Venezuela setelah 7 Tahun

INTERNASIONAL
Trump Buka Lagi Wilayah Udara Venezuela, Warga AS Boleh Berkunjung

Trump Buka Lagi Wilayah Udara Venezuela, Warga AS Boleh Berkunjung

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon