Kisruh War Emas Antam di JCC, Pengamat Sebut karena Harga Turun
Senin, 16 Februari 2026 | 12:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Perhelatan Jakarta International Jewellery Fair yang berlangsung di JCC Senayan pada 14–15 Januari 2026 diwarnai kericuhan. Insiden tersebut terjadi ketika pengunjung berebut untuk mendapatkan tiket pembelian emas Antam.
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai antrean pembelian logam mulia di Jakarta Convention Center (JCC) merupakan fenomena yang wajar. Ia menegaskan kondisi tersebut bukan hal luar biasa maupun semata-mata dipicu program promosi tertentu.
“Antrean tersebut lazim terjadi setiap kali harga logam mulia mengalami penurunan. Dalam situasi seperti itu, masyarakat melihatnya sebagai momentum pembelian untuk investasi,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).
Ia menjelaskan, secara historis harga emas cenderung meningkat dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Selain itu, memanasnya situasi geopolitik global, terutama di kawasan Timur Tengah, turut memengaruhi pergerakan harga.
Menurut Ibrahim, peningkatan ketegangan, termasuk manuver militer Amerika Serikat di kawasan tersebut serta potensi konflik dengan Iran, memicu kekhawatiran pasar. Kondisi ini biasanya mendorong investor mengalihkan dana ke aset aman atau safe haven seperti emas.
Lebih lanjut, ia menilai tingginya minat masyarakat membeli emas secara langsung di lokasi pameran seperti JCC juga dipengaruhi preferensi terhadap kepemilikan fisik. Selama ini, pembelian di gerai Antam maupun Pegadaian kerap menghadapi keterbatasan stok.
“Walaupun kini tersedia layanan bullion bank dan emas digital, sebagian masyarakat masih merasa lebih aman memegang emas dalam bentuk fisik,” kata Ibrahim.
Ia menambahkan, kombinasi faktor global dan domestik menjadi pendorong meningkatnya minat beli emas. Antrean panjang di JCC, menurutnya, merupakan respons rasional masyarakat untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Isu Politik-Hukum: Identitas Tersangka Penyiram Air Keras Andrie Yunus




