ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Inflasi Lewati Target, BI Yakin Mereda setelah Maret

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:59 WIB
AH
MK
Penulis: Akmalal Hamdhi | Editor: MBK
Infografis inflasi Indonesia
Infografis inflasi Indonesia (Investor Daily)

Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) memastikan kenaikan inflasi yang sempat menembus target pada awal 2026 bersifat sementara dan tetap terkendali dalam proyeksi sepanjang tahun ini.

Deputi Gubernur BI Aida S Budiman mengatakan inflasi yang tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2026 tercatat sebesar 3,55% secara tahunan (year on year). Angka tersebut sedikit di atas kisaran target inflasi BI sebesar 2,5% ±1% atau dalam rentang 1,5%–3,5%.

“Jadi sedikit di atas target inflasi kita 3%. Tetapi ini sifatnya sementara,” ujar Aida dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis (19/2/2026).

Aida menjelaskan kenaikan inflasi pada awal tahun ini dipengaruhi dampak lanjutan kebijakan diskon tarif listrik yang diberikan pada Januari–Februari 2025. Efek dari komponen administered prices tersebut masih terasa hingga Januari dan Februari, bahkan diperkirakan berlanjut sampai Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Inflasi nasional hingga Maret 2026 diperkirakan masih berada di atas 3%. Meski demikian, BI menilai tekanan inflasi tetap terkendali, termasuk menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Dari sisi pangan, BI memastikan kondisi pasokan relatif terjaga. Sejumlah komoditas hortikultura seperti bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit saat ini memasuki musim panen.

“Jadi mudah-mudahan ini akan terus terjaga sampai dengan Maret. Tetapi Januari dan Februari ini memang sedikit lebih tinggi karena dampak diskon listrik yang terjadi tahun lalu,” kata Aida.

Ke depan, BI akan terus memperkuat koordinasi pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu, BI telah meluncurkan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) yang menitikberatkan penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan pasokan dan kelancaran distribusi.

Program tersebut telah diluncurkan di Sumatera Selatan dan akan diperluas ke berbagai daerah guna memastikan inflasi tetap terkendali, termasuk selama periode Ramadan dan Idulfitri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

LPEM UI Prediksi BI Rate Ditahan 5,5 Persen pada RDG Juni 2026

LPEM UI Prediksi BI Rate Ditahan 5,5 Persen pada RDG Juni 2026

EKONOMI
Pertamax Naik 32 Persen, DPR Janji Kawal Daya Beli Masyarakat

Pertamax Naik 32 Persen, DPR Janji Kawal Daya Beli Masyarakat

NASIONAL
Purbaya Yakin Kenaikan Harga Pertamax Tak Picu Inflasi

Purbaya Yakin Kenaikan Harga Pertamax Tak Picu Inflasi

EKONOMI
Inflasi Mei 2026 Capai 3,08 Persen secara Tahunan

Inflasi Mei 2026 Capai 3,08 Persen secara Tahunan

EKONOMI
BI Pastikan Kenaikan Suku Bunga Tetap Jaga Pertumbuhan Ekonomi

BI Pastikan Kenaikan Suku Bunga Tetap Jaga Pertumbuhan Ekonomi

EKONOMI
Rupiah Anjlok, Pemerintah Tegaskan Ekonomi RI 2026 Tak seperti 1998

Rupiah Anjlok, Pemerintah Tegaskan Ekonomi RI 2026 Tak seperti 1998

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon