MCorp Gelar IEMF 2026, Usung Tema Racing for Do Good Marketing
Kamis, 5 Maret 2026 | 20:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - MCorp kembali menyelenggarakan Islamic Entrepreneurial Marketing Festival (IEMF) 2026 sebagai platform kolaboratif yang memperkuat peran marketing dalam mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus dampak sosial di momentum Ramadan dan Idulfitri. Mengusung tema “Racing for Do Good Marketing”, ajang ini menekankan pentingnya kecepatan, relevansi, dan kolaborasi lintas sektor dalam menjawab transformasi industri halal yang kian global, inovatif, dan berkelanjutan.
Festival yang memasuki tahun kelima ini berlangsung pada Kamis, (5/3/2026) di CGV Grand Indonesia, Jakarta. Selain seminar Islamic Marketing, IEMF 2026 juga menghadirkan program penghargaan seperti Youth Choice Award Ramadan Edition dan Do Good Marketing Award.
Group CEO MCorp, Taufik dalam sambutannya menyoroti anomali pasar Indonesia di mana bulan Ramadan justru menjadi puncak konsumsi nasional karena didorong oleh semangat berbagi dan mengejar pahala.
"Ramadan bukan sekadar musim belanja, melainkan momentum bagi brand untuk menerapkan paradigma i-Marketing guna memenangkan persaingan di dunia sekaligus mempersiapkan bekal di akhirat, atau Winning in Life and Afterlife," ujar Taufik.
Semangat tersebut diperkuat oleh Lisye Octaviana, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dalam sesi Opening Plenary. Lisye menegaskan bahwa peran korporasi dalam membangun konektivitas tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial melalui pendekatan Good Marketing yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan Creative Shared Values (CSV).
Komitmen ini diwujudkan melalui ekosistem digital Travoy yang dirancang untuk memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat serta lingkungan di sepanjang koridor operasional jalan tol.
"Melalui aplikasi Travoy, kami juga memfasilitasi pengguna dengan akses ke lebih dari 3.500 CCTV secara real-time serta fitur rencana perjalanan yang presisi untuk memastikan mudik yang lebih aman dan nyaman," tambahnya.
Menyambut momentum mudik 2026, Jasa Marga memprediksi sebanyak 3,4 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta dan telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Sebagai bentuk pelayanan publik, Lisye mengumumkan pemberian diskon tarif tol sebesar 30% di sembilan ruas strategis, serta mengimbau peserta untuk menghindari puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada 18 Maret 2026 demi kenyamanan bersama.
Sementara itu, Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, menekankan bahwa ekonomi syariah kini memiliki peran strategis dengan kontribusi terhadap PDB yang mencapai 54%. la mencatat lonjakan indeks literasi syariah masyarakat yang tumbuh pesat dari 8% di tahun 2019 menjadi 43% pada tahun 2025.
"Keberlanjutan bisnis syariah sangat bergantung pada konsistensi brand dalam menghadirkan proteksi berbasis prinsip ta'awun atau saling menolong, yang sejalan dengan nilai luhur masyarakat Indonesia. Prinsip ini kami wujudkan melalui pengelolaan Dana Tabarru' yang transparan serta komitmen untuk bebas dari unsur gharar (ketidakjelasan), maisir (spekulasi), dan riba,” tutur Vivin.
Vivin meyakini bahwa transparansi dalam alokasi dana serta investasi yang hanya dilakukan pada sektor halal akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat. Dengan literasi yang terus membaik, Prudential Syariah optimis dapat menjembatani celah inklusi dan menjadikan asuransi syariah sebagai solusi finansial yang membawa keberkahan bagi lebih banyak keluarga di Indonesia.
Tak hanya sesi plenary, IEMF 2026 juga menghadirkan pembahasan mendalam di sesi talkshow, bertajuk Building Brand Story in Islamic Way (Purpose Driven) dan Creative Marketing to Muslim Community. Sesi ini menghadirkan para praktisi dari brand terkemuka yang terbukti berhasil.
Pada sesi ini ditegaskan bahwa dalam perspektif Islam, brand story bukan sekadar narasi komunikasi, melainkan amanah yang dibangun dari niat, nilai, dan kejujuran. Optimalisasi teknologi serta kanal digital halal juga dipandang sebagai kunci untuk memperkuat positioning Indonesia sebagai pasar Islam terbesar di dunia, sementara inovasi berbasis purpose harus melampaui tren musiman dan menghadirkan keberlanjutan.
Diskusi kemudian berlanjut dalam sesi Creative Marketing Strategy to Muslim Community, yang membedah pendekatan konkret dalam menjangkau komunitas secara autentik.
Ary Indriyani, Director Sales & Marketing Quran Cordoba, menekankan pentingnya memahami dinamika komunitas Muslim yang semakin digital-savvy.
"Pendekatan marketing kepada komunitas Muslim tidak bisa lagi bersifat top-down. Brand perlu hadir dengan konten yang bermakna dan selaras dengan nilai keimanan, bukan sekadar mengejar viralitas. Ketika brand mampu masuk sebagai mitra komunitas dan membangun kolaborasi yang konsisten, kepercayaan akan tumbuh secara alami,” ujarnya.
Senada dengan itu, Jazilah Firdaus, Director Allianz Life Syariah Indonesia, menyoroti pentingnya kolaborasi yang memberi manfaat bersama.
"Ketika bisnis asuransi syariah berdiri sendiri, kami melihat ini sebagai peluang besar, meskipun tantangannya adalah tingginya kompetisi industri serta masih rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap asuransi, khususnya asuransi milik Indonesia. Dari riset yang kami lakukan, value kami berakar pada maqasid syariah, yang menjunjung nilai 'jaga dan. membentuk tujuan perlindungan yang sejalan dengan konsep asuransi," ujar Jazilah.
Sebagai wujud konkret dari semangat tersebut, IEMF 2026 tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga ruang apresiasi. Dalam semangat Racing for Do Good Marketing, MCorp mempersembahkan dua penghargaan utama.
Pertama, Marketeers Youth Choice Award 2026 Ramadan Edition, sebuah ajang penghargaan bagi brand syariah yang mampu menggaet hati generasi muda dan menjadi pilihan Gen Z. Melalui survei terhadap lebih dari 700 responden Gen Z di lebih dari 30 kampus di seluruh Indonesia, penghargaan ini mengapresiasi berbagai kategori industri, mulai dari perbankan syariah, fashion muslim, hingga pendidikan dan layanan islami.
Kedua, Do Good Marketing Award 2026, penghargaan bagi brand yang berhasil menghadirkan Ramadan campaign secara kreatif, inovatif, serta berdampak nyata bagi perusahaan, pelanggan, dan masyarakat. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek kreativitas, inovasi, jangkauan, serta values.
Dua penghargaan, satu semangat. Mengapresiasi brand yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga dipercaya dan membawa kebaikan. Berikut adalah daftar merek pemenang Marketeers Youth Choice Award 2026 - Ramadan Edition dan Do Good Marketing Award 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




