Catat! Diskon Tarif Tol hingga 46% Berlaku 15–16 Maret
Minggu, 15 Maret 2026 | 08:08 WIB
Karawang, Beritasatu.com – PT Jasa Marga memberlakukan diskon tarif tol pada 15–16 Maret 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Potongan tarif diberikan pada sejumlah ruas tol di jalur Trans Jawa bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol Ria Marlinda Paalo mengatakan diskon tarif tersebut terbagi dalam dua kategori sesuai ruas tol yang dilalui pengguna jalan.
“Potongan tarif 30% untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung,” kata Ria di kawasan Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026), dikutip dari Antara.
Selain itu, pada ruas Batang–Semarang diterapkan potongan tarif lebih besar, yakni sekitar 46% bagi kendaraan yang melintas secara menerus melalui Gerbang Tol Kalikangkung.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama masa mudik, Jasa Marga juga menambah jumlah gardu di Gerbang Tol Cikampek Utama.
Ria menyebut gerbang tol tersebut kini mengoperasikan 19 gardu, meningkat dari sebelumnya 15 gardu.
“Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa,” ujarnya.
Ia mengatakan peningkatan volume kendaraan mulai terlihat sejak 11 Maret 2026 meski belum terlalu signifikan. Berdasarkan catatan perusahaan, sekitar 108.000 kendaraan telah melintas dari arah Jakarta menuju wilayah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama pada periode 11–13 Maret 2026.
“Kalau terhitung sampai dengan tanggal 11 hingga 13 Maret, perhitungan kami sudah mencapai sekitar 108 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa,” kata Ria.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, hingga saat ini belum diberlakukan rekayasa lalu lintas di ruas tol tersebut.
“Baik oneway maupun contraflow. Untuk saat ini memang belum ada rekayasa lalu lintas sama sekali, karena seluruh lonjakan kendaraan masih dapat diantisipasi dengan baik,” katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




