JPMorgan Turunkan Proyeksi Indeks S&P 500
Minggu, 22 Maret 2026 | 21:28 WIB
New York, Beritasatu.com – JPMorgan memangkas proyeksi indeks S&P 500 untuk akhir 2026 menjadi 7.200 dari sebelumnya 7.500, di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar global.
Bank tersebut juga memperkirakan indeks berpotensi turun hingga 6.000 dalam jangka pendek jika tekanan pasar semakin kuat, mencerminkan volatilitas yang masih tinggi.
Per 20 Maret 2026, indeks S&P 500 berada di level 6.506,48 berdasarkan data Yahoo Finance. Secara year to date, indeks melemah 5,1% dan turun sekitar 4,8% dalam tiga bulan terakhir.
Pergerakan pasar saham global cenderung fluktuatif seiring meningkatnya harga minyak akibat Perang Iran pada awal 2026, kekhawatiran investor terhadap imbal hasil investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta berkurangnya ekspektasi penurunan suku bunga.
Mengutip Reuters, faktor-faktor tersebut telah mendorong S&P 500 mencatatkan penurunan selama empat pekan berturut-turut.
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar saham ditopang oleh ketahanan konsumsi masyarakat, kinerja laba perusahaan yang solid, serta optimisme pertumbuhan berbasis AI. Namun, narasi tersebut kini mulai diuji oleh berbagai tekanan eksternal.
Sebagai gambaran, sejak peluncuran ChatGPT pada akhir 2022, belanja modal Meta Platforms meningkat signifikan dari US$ 28,1 miliar pada 2023 menjadi US$ 72,2 miliar pada 2025.
Meski demikian, JPMorgan menilai risiko dari guncangan eksternal, khususnya di pasar energi, belum sepenuhnya tercermin dalam harga saham saat ini.
Harga minyak melonjak tajam sejak awal konflik Iran pada 28 Februari 2026. Minyak Brent dan WTI masing-masing naik lebih dari 36% dan 39%. Per 20 Maret, Brent ditutup di US$ 112,19 per barel, sementara WTI di US$ 98,32 per barel.
Kenaikan tajam harga minyak biasanya memicu pengetatan kondisi keuangan dan menekan daya beli konsumen.
Meski prospek jangka panjang masih menunjukkan potensi penguatan hingga akhir tahun, JPMorgan menilai outlook jangka pendek pasar saham masih dibayangi ketidakpastian.
Adapun proyeksi sejumlah bank investasi global terhadap S&P 500 adalah sebagai berikut:
- Bank of America: 7.100
- Goldman Sachs: 7.600 (skenario dasar), 5.400 (skenario guncangan minyak)
- Citigroup: 7.700
- Morgan Stanley: 7.800
- Deutsche Bank: 8.000
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




