ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ratas di Hambalang, Prabowo Kebut Proyek Sampah Jadi Listrik

Rabu, 25 Maret 2026 | 21:53 WIB
CS
AD
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: AD
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Rabu 25 Maret 2026.
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Rabu 25 Maret 2026. (Sekretariat Kabinet)

Cibinong, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (25/3/2026). Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, perkembangan proyek tersebut dilaporkan langsung oleh CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani.

“CEO Danantara Bapak Rosan Roeslani melaporkan perkembangan program waste to energy (WTE) atau program pengelolaan sampah menjadi energi di seluruh Indonesia, khususnya di kota-kota besar dan padat penduduk,” ujar Teddy.

ADVERTISEMENT

Proyek ini menyasar sejumlah kota besar seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, hingga Bali, serta wilayah lain dengan volume sampah tinggi.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan proyek tersebut agar persoalan sampah yang selama ini belum tertangani dapat segera diatasi sekaligus dimanfaatkan menjadi sumber energi.

“Presiden Prabowo menginginkan pemerintah pusat segera mengelola sampah-sampah yang telah lama tidak tertangani dengan baik untuk dimanfaatkan menjadi energi, terutama listrik,” jelas Teddy.

Program waste to energy merupakan bagian dari 20 proyek hilirisasi strategis yang mulai dijalankan pemerintah pada periode Januari hingga Maret 2026. Proyek ini direncanakan akan dibangun di 34 titik di seluruh Indonesia.

Melalui program tersebut, sampah tidak hanya ditangani dari sisi kebersihan, tetapi juga diolah menjadi energi yang dapat mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

Rapat terbatas tersebut turut dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gibran: Pembangunan Papua Jadi Prioritas Presiden Prabowo

Gibran: Pembangunan Papua Jadi Prioritas Presiden Prabowo

NASIONAL
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini

Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini

NASIONAL
Mardiono Minta Kader PPP Solid Dukung dan Kawal Program Prabowo

Mardiono Minta Kader PPP Solid Dukung dan Kawal Program Prabowo

NASIONAL
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Munas dan Konbes NU 2026

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Munas dan Konbes NU 2026

NASIONAL
Dukung Program Prabowo, Ribuan Warga Geruduk DPRD Jember

Dukung Program Prabowo, Ribuan Warga Geruduk DPRD Jember

JAWA TIMUR
Prabowo Minta Pelatnas Berkelanjutan, Akademi Olahraga Disiapkan

Prabowo Minta Pelatnas Berkelanjutan, Akademi Olahraga Disiapkan

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon