ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Biji Plastik Langka Imbas Perang Iran, Bulog Pastikan Stok Aman

Rabu, 8 April 2026 | 12:17 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Direktur Utama Perum Bulog Dr. Ahmad Rizal Ramdhani.
Direktur Utama Perum Bulog Dr. Ahmad Rizal Ramdhani. (Bulog/Istimewa)

BUMN pangan itu mendapat tugas menyalurkan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) sepanjang 2026 dengan target 828.000 ton guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras nasional.

Program tersebut disalurkan dalam kemasan 5 kilogram, termasuk sedang mendesain kemasan 2 kilogram agar mudah dijangkau masyarakat kelas menengah ke bawah.

Bulog juga mendapat penugasan menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Setiap KPM akan menerima beras 20 kilogram dan minyak goreng merek MinyaKita sebanyak 4 liter.

Penyaluran sempat ditunda guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan Idulfitri, namun kembali bergulir sejak akhir Maret dan ditargetkan rampung pada akhir April 2026.

ADVERTISEMENT

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menperin: Pembukaan Selat Hormuz Bisa Stabilkan Harga Plastik

Menperin: Pembukaan Selat Hormuz Bisa Stabilkan Harga Plastik

EKONOMI
Biji Plastik Langka, Menperin Segera Diversifikasi Bahan Baku

Biji Plastik Langka, Menperin Segera Diversifikasi Bahan Baku

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon