Kelangkaan Plastik Bisa Picu Kenaikan Harga hingga 30 Persen
Rabu, 22 April 2026 | 12:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah perlu memperhatikan ketahanan pasokan bahan baku plastik guna memastikan keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah meningkatnya tekanan global.
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menjelaskan tingginya ketergantungan industri petrokimia sebagai sektor hulu plastik terhadap impor bahan baku, terutama dari kawasan Timur Tengah, menjadi tantangan bagi pemerintah dan pelaku industri dalam menjaga kelangsungan produksi.
Menurut Nailul, industri plastik Indonesia masih sangat bergantung pada impor, khususnya dari Timur Tengah yang mencapai sekitar 70%. Di tengah tekanan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga pasokan dalam negeri untuk meredam dampak lanjutan terhadap sektor hilir dan masyarakat.
“Dalam jangka pendek, pemenuhan pasokan dalam negeri menjadi sangat penting agar harga plastik dapat menurun. Jika tidak, akan terjadi kenaikan harga layanan di dalam negeri hingga 30%,” ungkapnya seperti dilansir dari Antara, Rabu (22/4/2026).
“Mulai dari industri laundry hingga UMKM lainnya sangat rentan terhadap kenaikan harga plastik. Di sisi lain, perlu pengembangan plastik berbahan baku yang tersedia secara massal di dalam negeri dengan harga terjangkau,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan tekanan yang dihadapi industri plastik global merupakan dampak dari gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang memperpanjang ketegangan geopolitik.
“Salah satu dampak dari gagalnya negosiasi antara Iran-AS adalah ketidakpastian ekonomi global, terutama terkait perdagangan. Harga minyak diperkirakan tetap tinggi dan biaya perdagangan internasional juga meningkat,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas pasokan plastik agar tidak membebani industri kecil dan menengah (IKM) di tengah ancaman kelangkaan bahan baku global.
Menurut Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, persoalan utama dalam ketersediaan bahan baku saat ini tidak hanya terkait pasokan, tetapi juga harga. Oleh karena itu, pemerintah akan mengambil langkah untuk menekan beban biaya bagi pelaku IKM.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




