ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rupiah Menguat 57 Poin di Tengah Gejolak Global, Waspada Pekan Depan

Jumat, 24 April 2026 | 16:03 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi rupiah dan dolar AS.
Ilustrasi rupiah dan dolar AS. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Jakarta, Beritasatu.com - Nilai tukar rupiah berhasil bertahan di zona penguatan pada penutupan perdagangan Jumat (24/4/2026), meskipun tekanan global masih membayangi pasar keuangan.

Pada sesi perdagangan sore, rupiah ditutup menguat sebesar 57 poin terhadap dolar AS, setelah sempat melemah 10 poin ke level Rp 17.229 dari posisi penutupan sebelumnya di Rp 17.286.

Sebelumnya, pada perdagangan Jumat pagi (24/4/2026), rupiah juga tercatat menguat tipis sebesar 5 poin atau 0,03% ke level Rp 17.281 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah terjadi di tengah kondisi pasar global yang masih diliputi ketidakpastian, khususnya akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

"Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan masih tinggi, terutama setelah adanya kabar bahwa negosiator utama Teheran dalam pembicaraan damai di Pakistan mengundurkan diri," ucapnya dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Pada sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya tidak terburu-buru dalam mencapai kesepakatan dengan Iran.

Namun, rupiah mendapatkan sentimen positif setelah Washington memperpanjang gencatan senjata dengan Teheran tanpa batas waktu pada awal pekan ini.

Sementara itu, dolar AS masih menjadi aset safe haven yang diminati investor di tengah ketidakpastian global. Mata uang tersebut sempat menguat sejak awal Maret 2026 seiring meningkatnya kekhawatiran konflik, tetapi mulai kehilangan sebagian penguatannya dalam beberapa waktu terakhir karena munculnya optimisme penyelesaian konflik.

Ke depan, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan berfluktuasi dan berpotensi kembali melemah. "Sedangkan untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah fluktuatif tetapi ditutup melemah di rentang Rp 17.220-Rp 17.260," ungkap Ibrahim.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BI Bali Tegaskan Transaksi Turis Wajib Pakai Rupiah

BI Bali Tegaskan Transaksi Turis Wajib Pakai Rupiah

EKONOMI
BI Rate Masih Bisa Naik jika Rupiah Terus Tertekan

BI Rate Masih Bisa Naik jika Rupiah Terus Tertekan

EKONOMI
Pedagang Daging di Magelang Ungkap Alasan Mogok Berdagang Hari Ini

Pedagang Daging di Magelang Ungkap Alasan Mogok Berdagang Hari Ini

JAWA TENGAH
BI Sebut Rupiah Terus Menguat Pascakenaikan Suku Bunga

BI Sebut Rupiah Terus Menguat Pascakenaikan Suku Bunga

EKONOMI
Dolar AS Menguat, Pemilik Bengkel di Blitar Naikkan Harga Suku Cadang

Dolar AS Menguat, Pemilik Bengkel di Blitar Naikkan Harga Suku Cadang

JAWA TIMUR
Gubernur BI Proyeksi Rupiah 2027 Menguat ke Level Rp 16.800-Rp 17.500

Gubernur BI Proyeksi Rupiah 2027 Menguat ke Level Rp 16.800-Rp 17.500

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon