ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Purbaya Buka Peluang Insentif Pajak Reksa Dana Dorong Pasar Modal

Senin, 27 April 2026 | 17:46 WIB
AH
AD
Penulis: Akmalal Hamdhi | Editor: AD
Puraya Yudhi Sadewa.
Puraya Yudhi Sadewa. (Beritasatu.com/Akmalal Hamdhi)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang pemberian insentif bagi industri pasar modal, termasuk reksa dana. Bentuk insentif yang dipertimbangkan antara lain pengurangan pajak penghasilan hingga potensi pembebasan pajak atas capital gain.

Purbaya menegaskan pemerintah terbuka memberikan stimulus fiskal selama program literasi dan edukasi investasi berjalan efektif.

Pernyataan tersebut disampaikan seusai menghadiri Program Investasi Terencana dan Berkala (Pintar) Reksa Dana serta pembukaan Pekan Reksa Dana 2026 di Bursa Efek Indonesia, Senin (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

“Kalau programnya berjalan baik, kita bisa kurangi, misalnya income tax secara bertahap. Bahkan, pendapatan dari situ bisa saja dibebaskan pajaknya,” ujar Purbaya.

Menurutnya, program seperti Pintar menjadi langkah strategis untuk menghimpun dana masyarakat agar dapat diinvestasikan secara lebih terarah dan aman di pasar modal, mengingat pengelolaannya dilakukan oleh manajer investasi profesional.

Ia juga menilai program tersebut berperan penting dalam memperdalam pasar keuangan domestik, khususnya dengan meningkatkan kontribusi investor lokal.

“Dengan begitu, pasar modal kita tidak mudah digoyang oleh pihak asing selama fundamental ekonomi kita tetap baik. Ini langkah yang sangat baik untuk pendalaman pasar modal,” imbuhnya.

Namun, Purbaya belum menetapkan target khusus terkait pemberian insentif tersebut. Pemerintah akan terlebih dahulu mengevaluasi perkembangan program dalam beberapa bulan ke depan.

“Kalau nanti programnya jalannya bagus, let's say 6 bulan dari sekarang, bolehlah datang ke saya minta insentif. Saya pertimbangkan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mendorong adanya insentif untuk memperkuat industri reksa dana, khususnya dari sisi kebijakan perpajakan.

“Insentif, seperti kebijakan pajak reksa dana di masa lalu, terbukti membuat industri ini berkembang pesat. Ke depan, kami berharap hal serupa bisa kembali dilakukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan implementasi program Pintar yang bertujuan meningkatkan partisipasi investor ritel domestik, terutama dari kalangan generasi muda.

Saat ini, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mendekati 25 juta, dengan sekitar 24,7 juta investor didominasi oleh generasi muda. Program Pintar telah didukung oleh 30 manajer investasi dan 26 agen penjual efek reksa dana (APERD).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya Paparkan 8 Prioritas Prabowo di Nankai University China

Purbaya Paparkan 8 Prioritas Prabowo di Nankai University China

EKONOMI
Purbaya Yakinkan China, Investor Siap Borong Panda Bond

Purbaya Yakinkan China, Investor Siap Borong Panda Bond

EKONOMI
Dari Beijing, Purbaya Amankan Dana Rp 302 Triliun untuk RI

Dari Beijing, Purbaya Amankan Dana Rp 302 Triliun untuk RI

EKONOMI
Matangkan Rencana Panda Bond, Purbaya Terbang ke Beijing

Matangkan Rencana Panda Bond, Purbaya Terbang ke Beijing

EKONOMI
Purbaya: Beban Subsidi Energi Berkurang setelah Konflik AS-Iran Mereda

Purbaya: Beban Subsidi Energi Berkurang setelah Konflik AS-Iran Mereda

EKONOMI
Purbaya Sebut PNBP Pemulihan Aset Rp 1,02 T Penting untuk Pembangunan

Purbaya Sebut PNBP Pemulihan Aset Rp 1,02 T Penting untuk Pembangunan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon