Biji Kakao Alami Kenaikan Harga karena Tingginya Permintaan
Kamis, 30 April 2026 | 23:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan kenaikan harga referensi (HR) komoditas biji kakao pada periode Mei 2026 sebesar 2,45% dipicu oleh meningkatnya permintaan yang tidak diimbangi dengan produksi.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana mengatakan HR biji kakao ditetapkan sebesar US$ 3.268,68 per metrik ton (MT), meningkat 2,45% atau sebesar US$ 78,05 dibandingkan periode sebelumnya.
Imbasnya, harga patokan ekspor (HPE) biji kakao pada Mei 2026 naik menjadi US$ 2.963 per MT, meningkat US$ 77 atau 2,66% dari periode sebelumnya.
"HR dan HPE biji kakao naik karena adanya peningkatan permintaan yang tidak diikuti oleh peningkatan produksi. Selain itu, kekhawatiran kekurangan suplai turut memicu kenaikan HR dan HPE biji kakao," ujar Tommy dilansir dari Antara, Kamis (30/4/2026).
Penetapan BK biji kakao periode Mei 2026 merujuk pada Kolom Angka 3 Lampiran Huruf B PMK Nomor 38 Tahun 2024 juncto PMK Nomor 68 Tahun 2025, yakni sebesar 5%.
Sementara itu, PE biji kakao periode tersebut merujuk pada Lampiran Huruf C PMK Nomor 69 Tahun 2025 juncto PMK Nomor 9 Tahun 2026, yakni sebesar 5%.
Pada sisi lain, HPE komoditas produk pertanian dan kehutanan lainnya untuk periode Mei 2026 tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.
"Komoditas lainnya seperti HPE produk kulit, kayu, dan getah pinus pada periode Mei 2026 masih sama dengan periode April 2026," kata Tommy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




