ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Biji Kakao Januari 2026 Alami Penurunan Hingga 5 Persen

Kamis, 1 Januari 2026 | 20:52 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi kakao.
Ilustrasi kakao. (Antara/Syifa Yulinnas)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perdagangan mencatat harga referensi (HR) biji kakao pada Januari 2026 mengalami penurunan. Pelemahan tersebut dipengaruhi meningkatnya pasokan dari negara-negara produsen utama.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tommy Andana mengatakan HR biji kakao ditetapkan sebesar US$ 5.662,38 per metrik ton (MT), turun US$ 315,08 atau 5,27% dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan HR tersebut turut berdampak pada Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao Januari 2026 yang menjadi US$ 5.296 per MT, turun US$ 308 atau 5,49% dari periode sebelumnya.

ADVERTISEMENT

“Penurunan HR dan HPE biji kakao dipengaruhi oleh peningkatan suplai seiring naiknya produksi di negara produsen utama di kawasan Afrika Barat. Kondisi ini didorong oleh membaiknya cuaca yang tidak diikuti peningkatan permintaan,” ujar Tommy dilansir dari situs Kemendag, Kamis (1/1/2026).

Ia menambahkan, HPE produk kulit pada Januari 2026 tercatat tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, HPE getah pinus pada periode yang sama meningkat sebesar US$ 27 atau 3,24% dibandingkan Desember 2025.

Di sisi lain, HPE produk kayu pada Januari 2026 mengalami kenaikan untuk beberapa jenis, antara lain kayu veneer dari hutan alam dan hutan tanaman, wooden sheet for packing box.

Selain itu, kayu olahan dengan luas penampang 1.000–4.000 milimeter persegi dari jenis meranti, merbau, rimba campuran, dan sortimen lainnya seperti eboni, pinus, gemelina, akasia, sengon, karet, balsa, eucalyptus, serta jenis lainnya.

Adapun kayu olahan dengan luas penampang 1.000–4.000 milimeter persegi dari jenis jati tercatat mengalami penurunan.

Sementara itu, wood in chips or particle, chipwood, kayu olahan dengan luas penampang 1.000–4.000 milimeter persegi dari jenis sungkai, serta kayu olahan khusus jenis merbau dengan luas penampang 4.000–10.000 milimeter persegi pada Januari 2026 tidak mengalami perubahan dibandingkan periode Desember 2025.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Biji Kakao Alami Kenaikan Harga karena Tingginya Permintaan

Biji Kakao Alami Kenaikan Harga karena Tingginya Permintaan

EKONOMI
EUDR Ditunda dan Tarif AS 0 Persen Jadi Peluang Ekspor Kakao RI

EUDR Ditunda dan Tarif AS 0 Persen Jadi Peluang Ekspor Kakao RI

EKONOMI
Tembus Pasar Dunia, Kakao Poso Diekspor ke Prancis

Tembus Pasar Dunia, Kakao Poso Diekspor ke Prancis

NUSANTARA
Mentan Amran Ingin Percepatan Hilirisasi: Harganya Naik Puluhan Kali

Mentan Amran Ingin Percepatan Hilirisasi: Harganya Naik Puluhan Kali

EKONOMI
Komoditas Dapat Diskon Tarif AS, Sawit dan Kakao Diperlakukan Khusus

Komoditas Dapat Diskon Tarif AS, Sawit dan Kakao Diperlakukan Khusus

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon