ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Penta Dinamika Garap Rumah Subsidi di Sukabumi

Rabu, 16 Mei 2018 | 18:06 WIB
LR
B
Penulis: Laila Ramdhini | Editor: B1
Penta Dinamika menyiapkan dua proyek rumah subsidi di Sukabumi, Jawa Barat.
Penta Dinamika menyiapkan dua proyek rumah subsidi di Sukabumi, Jawa Barat. (istimewa)

Sukabumi - PT Penta Dinamika Properti memulai pembangunan perumahan sederhana subsidi berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di dua lokasi yaitu Palasari (Parung Kuda) dan Cikembar, Sukabumi.

Direktur Utama Penta Dinamika Properti Soetomo mengatakan, perumahan ini membidik para pekerja industri atau pabrik di Sukabumi.

"Di Kecamatan Parungkuda saja ada sekitar 19 perusahaan yang memiliki banyak karyawan. Selama ini mereka menyewa rumah (kontrakan) atau masih tinggal di rumah orang tua. Jadi angka backlog di sini masih besar," kata Soetomo di Sukabumi, Selasa (15/5).

Dia menjelaskan, di Palasari akan dibangun perumahan di atas lahan kurang lebih 3,1 hektare (ha) sebanyak 249 unit. Adapun rumah yang dibangun yakni tipe 30 dengan luas tanah 60 m dan tipe 36.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, di Desa Bojong Kembar, Cikembar perumahan akan dibangun di atas lahan kurang lebih 21 ha sehingga dapat menyediakan 1.600 unit rumah sederhana bersubsidi. Perumahan ini akan dibangun secara bertahap, tahap pertama 400 unit dan selanjutnya akan dibangun hingga mencapai 1.600 unit.

"Kami menargetkan serah terima dilakukan satu tahun setelah pembangunan ini dimulai," katanya.

Soetomo mengatakan, sejauh ini pemerintah daerah juga memberikan dukungan dengan memberikan perizinan yang dibutuhkan sehingga pembangunan dapat segera dimulai.

"Walaupun perumahan yang dibangun adalah perumahan sederhana, namun PT Penta Dinamika Properti tetap memperhatikan kelayakan dan kenyamanan dari segi lingkungan," ujar dia.

Hal itu, jelasnya, dengan sedapat mungkin mempertahankan sumber daya alam seperti mata air dan tanaman produktif. Selain itu, menyediakan area bagi pengembangan anak dan keluarga seperti taman bermain dan tempat ibadah.

Sementara itu, Soetomo menjelaskan bahwa masuknya PT Penta Dinamika Properti sebagai pengembang perumahan sederhana subsidi merupakan langkah nyata mendukung program pemerintah pada penyediaan sejuta rumah tahun 2018. Proyek yang dikembangkan kali ini merupakan hasil kerja sama dengan Kadin lndonesia versi Eddy Ganefo.

"Kebutuhan rumah bagi para pekerja masih sangat besar, rata-rata pekerja pabrik masih tinggal dengan cara sewa dengan biaya sekitar 600 ribuan sebulan, dengan tentunya di lekas perumahan yang belum tertata", katanya.

Menurut dia, adanya rumah bagi para pekerja pabrik, akan membuka peluang jaminan pendidikan serta kesehatan bagi anak-anak mereka. Rumah merupakan kebutuhan dasar manusia dan hak asasi manusia. Rumah tempat memulai pendidikan anak-anak, juga dengan memiliki rumah maka kesehatan dan kesejahteraan keluarga lebih terjamin.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemerintah Siapkan Tenor KPR Super-Panjang hingga 40 Tahun

Pemerintah Siapkan Tenor KPR Super-Panjang hingga 40 Tahun

EKONOMI
Pemerintah Targetkan Perbaikan 30.000 Rumah Tak Layak Huni di Jateng

Pemerintah Targetkan Perbaikan 30.000 Rumah Tak Layak Huni di Jateng

JAWA TENGAH
Himperra Usul Harga Rumah Subsidi Naik Imbas Lonjakan Biaya Material

Himperra Usul Harga Rumah Subsidi Naik Imbas Lonjakan Biaya Material

EKONOMI
PPN Ditanggung Pemerintah Jadi Angin Segar Sektor Perumahan

PPN Ditanggung Pemerintah Jadi Angin Segar Sektor Perumahan

EKONOMI
90,55 Persen Anggaran Kementerian PKP untuk Bangun Rumah Rakyat

90,55 Persen Anggaran Kementerian PKP untuk Bangun Rumah Rakyat

EKONOMI
KUR Perumahan Tembus Rp 14 Triliun

KUR Perumahan Tembus Rp 14 Triliun

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon