ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Volkswagen Bangun Pabrik Perakitan 50 Juta Euro

Rabu, 19 Desember 2018 | 21:56 WIB
LC
B
Penulis: Leonard AL Cahyoputra | Editor: B1

Logo perusahaan mobil Jerman, Volkswagen, di pinggir sebuah di Hanover, dalam foto tertanggal 10 Desember 2015.
Logo perusahaan mobil Jerman, Volkswagen, di pinggir sebuah di Hanover, dalam foto tertanggal 10 Desember 2015. (AFP)

Jakarta - Pabrikan mobil asal Jerman, Volkswagen (VW), akan membangun pabrik perakitan di Indonesia dengan investasi 40-50 juta euro. Investasi itu akan dikucurkan oleh agen pemegang merek (APM) VW di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor (GMM).

"VW akan merakit Tiguan di Indonesia. Lokasi pabriknya belum tahu di mana, terapi mereka sudah lapor akan investasi di sini," kata Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Harjanto di Jakarta, Rabu (19/12).

Harjanto menyatakan, kapasitas pabrik VW tak terlalu besar. Hasil produksi akan dipasok juga ke Asean dan sekitarnya. Selain VW, pabrikan asal Korea Selatan (Korsel) Hyundai, akan berinvestasi di Indonesia yang izinnya sudah diteken Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong.

Kabar VW akan membuka pabrik di Indonesia sebenarnya sudah berembus sejak 2013 saat MS Hidayat menjadi menteri perindustrian. Di sisi lain, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong industri otomotif dalam negeri untuk lebih banyak memproduksi sedan. Sebab, di dunia, 80% perdagangan mobil adalah sedan, sedangkan di Indonesia yang berkembang adalah SUV dan MPV.

ADVERTISEMENT

"Kalau kita mau naikkan volume, kita harus mengacu ke kue yang besar, yakni sedan. Untuk mencapai itu, harus ada perubahan PPnBM sedan yang sedang dibahas dengan Kementerian Keuangan," kata dia.

Airlangga menyakini bila revisi itu dilaksanakan, pasar mobil Australia sebesar 1,3 juta mobil bisa dimanfaatkan Indonesia. Ini akan mengerek volume ekspor. Saat ini, Thailand bisa mengekspor 1 juta unit sedan, termasuk ke Indonesia.

Berdasarkan data Kemenperin, pada Januari-Oktober 2018, industri otomotif di Indonesia mengekspor kendaraan roda dua senilai US$ 1,3 miliar, sedangkan roda empat US$ 4,7 miliar. (leo)



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jilat Ludah Sendiri, VW Kini Gunakan Teknologi yang Dahulu Mereka Ejek

Jilat Ludah Sendiri, VW Kini Gunakan Teknologi yang Dahulu Mereka Ejek

OTOTEKNO
Ketika 2 Pemilik VW Takut Nyetir Mobil hingga Gugat Perusahaan

Ketika 2 Pemilik VW Takut Nyetir Mobil hingga Gugat Perusahaan

OTOTEKNO
Volkswagen Resmi Tutup Pabrik di Nanjing China setelah 17 Tahun

Volkswagen Resmi Tutup Pabrik di Nanjing China setelah 17 Tahun

OTOTEKNO
BYD Kuasai Pasar Mobil Listrik Dunia Geser Dominasi Tesla

BYD Kuasai Pasar Mobil Listrik Dunia Geser Dominasi Tesla

OTOTEKNO
Volkswagen Siap Ekspansi Besar di AS, Dialog Tarif Dinilai Positif

Volkswagen Siap Ekspansi Besar di AS, Dialog Tarif Dinilai Positif

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon