ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Unit Link Harus Lebih Efisien untuk Jangkau Banyak Nasabah

Kamis, 18 Februari 2021 | 16:56 WIB
EN
FB
Penulis: Ester Nuky | Editor: FMB
Direktur Pemberitaan Beritasatu Media, Primus Dorimulu bersama Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu, Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito, Ketua Financial Planning Standards Boards Indonesia (FPSBI)/Pengamat Asuransi Tri Djoko Santoso, Direktur Utama PT BNI Life Insurance Shadiq Akasya, Direktur Utama PT Asuransi Simas Jiwa I.J. Soegeng Wibowo, Wakil Direktur Utama PT Panin Dai -ichi Life Simon Ismanto, Direktur Distribusi Agensi PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Nelly Husnayati, Chief Investment Officer PTPrudential Life Assurance Novi Imelda, Investment Departemen PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk Nawi HO, Head of Investment Marketing PT AIA Financial  Anita Haryani, Chief of Sharia PT AXA Mandiri Financial Services Srikandi, Head of Marketing and Communication PT Avrist Assurance Ernest Febrianto, Chief Marketing Officer PT Sun Life Indonesia Shierly Ge, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Ratu Shindy Febryanti saat acara Unit Link Terbaik 2021 secara virtual di Jakarta, Kamis (18/2/2021).
Direktur Pemberitaan Beritasatu Media, Primus Dorimulu bersama Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu, Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito, Ketua Financial Planning Standards Boards Indonesia (FPSBI)/Pengamat Asuransi Tri Djoko Santoso, Direktur Utama PT BNI Life Insurance Shadiq Akasya, Direktur Utama PT Asuransi Simas Jiwa I.J. Soegeng Wibowo, Wakil Direktur Utama PT Panin Dai -ichi Life Simon Ismanto, Direktur Distribusi Agensi PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Nelly Husnayati, Chief Investment Officer PTPrudential Life Assurance Novi Imelda, Investment Departemen PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk Nawi HO, Head of Investment Marketing PT AIA Financial Anita Haryani, Chief of Sharia PT AXA Mandiri Financial Services Srikandi, Head of Marketing and Communication PT Avrist Assurance Ernest Febrianto, Chief Marketing Officer PT Sun Life Indonesia Shierly Ge, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Ratu Shindy Febryanti saat acara Unit Link Terbaik 2021 secara virtual di Jakarta, Kamis (18/2/2021). (Beritasatu Photo / Uthan AR)

Jakarta, Beritasatu.com – Unit link yang menjadi motor bisnis asuransi jiwa di Indonesia akan lebih cepat bangkit seiring pemulihan ekonomi, dengan sejumlah perbaikan. Ini antara lain dengan melakukan efisiensi sehingga lebih murah dan bisa menjangkau lebih banyak nasabah, menggunakan teknologi, serta perbaikan peraturan agar lebih transparan.

Unit link ini adalah produk perusahaan asuransi jiwa yang mengombinasikan fungsi proteksi dan investasi. Produk ini berbeda dengan reksa dana di pasar modal, yang 100% untuk investasi.

"Unit link harus lebih efisien, dengan fee (untuk agen) bisa lebih murah, sehingga diharapkan pembelinya juga lebih banyak atau terjangkau. Kemudian menggunakan teknologi, yang akan sangat membantu pula agar lebih efisien karena bisa juga untuk mengecek produk, untuk konsultasi dengan financial advisor. Selain itu, perbaikan peraturan, peraturan diubah. Ini saya analogikan dengan reksa dana, ada agen penjual reksa dana, ada perusahaan yang menjual banyak reksa dana. Tapi di asuransi jiwa, setahu saya belum ada perusahaan yang banyak menjual PAYDI," kata Direktur PT Infovesta Utama Parto Kawito dalam diskusi saat pemberian penghargaan "Unit Link Awards 2021" yang diselenggarakan Majalah Investor dan disiarkan BeritaSatu TV, Kamis 18 Februari 2021.

Narasumber lain dalam diskusi yang bertema "Tahun Kebangkitan Unit Link" ini adalah Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Togar Pasaribu dan pengamat asuransi Tri Djoko Santoso. Sedangkan sebagai moderator adalah Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu.

ADVERTISEMENT

PAYDI adalah Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi. Otoritas Jasa Keuangan mendefinisikan PAYDI sebagai produk asuransi yang paling sedikit memberikan perlindungan terhadap risiko kematian dan memberikan manfaat yang mengacu pada hasil investasi dari kumpulan dana yang khusus dibentuk untuk produk asuransi, baik yang dinyatakan dalam bentuk unit maupun nonunit, termasuk yang diselenggarakan berdasarkan prinsip syariah.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Proyeksikan Premi Unit Link Tumbuh Terbatas pada 2026

OJK Proyeksikan Premi Unit Link Tumbuh Terbatas pada 2026

EKONOMI
Dorong Transparansi, OJK Revisi Aturan Unit Link

Dorong Transparansi, OJK Revisi Aturan Unit Link

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon